Polda Papua Selidiki Jenis Bahan Peledak di Biak Diduga Sisa PD II

Tim Jibom Gegana Brimob Polda Papua menemukan 30 butir amunisi saat melakukan sterilisasi di TKP meledaknya bom peninggalan PD II di Biak, Selasa (2/6/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Papua

Polda Papua Selidiki Jenis Bahan Peledak di Biak Diduga Sisa PD II

Lukman Diah Sari • 4 June 2026 15:13

Jayapura: Tim Laboratorium Forensik Polda Papua masih menyelidiki jenis bahan peledak dalam kasus ledakan bom diduga sisa Perang Dunia (PD) II di Biak. Ledakan itu mengakibatkan enam orang meninggal dunia pada akhir Mei 2026 itu.

"Sampel sudah diambil dari TKP (tempat kejadian perkara) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Komisaris Besar Polisi Parasian Herman Gultom, melansir Antara, Kamis, 4 Juni 2026. 


Berbagai jenis proyektil yang diduga berasal dari "bom" yang ditemukan di TKP bom diduga peninggalan PD II yang meledak di Biak. ANTARA/HO/Humas Polda Papua

Ia mengatakan saat ini TKP ledakan bom yang berada di Jalan Wolter Monginsidi, Biak, belum dinyatakan aman. Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Gegana Brimob Polda Papua masih melakukan sterilisasi.

"Tim Jibom masih melakukan sterilisasi agar TKP benar-benar bersih dari barang berbahaya," katanya.

Sebelumnya, Kapolres Biak AKBP Ari Trestiawan mengatakan tim Jibom Brimob Polda Papua telah menemukan berbagai jenis granat dan amunisi serta pecahan proyektil yang diduga berasal dari bom peninggalan perang dunia II.

"Berbagai jenis bahan peledak diduga peninggalan perang dunia II itu sudah dimusnahkan," kata dia.

Insiden ledakan diduga bom peninggalan perang dunia II di Biak terjadi pada Minggu, 31 Mei 2026. Ledakan itu mengakibatkan enam orang meninggal dan tiga orang dilaporkan hilang.

(Lukman Diah Sari)