Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Antara.
Pramono Pastikan Data Pajak Aman dan Pelayanan Publik Tetap Berjalan Pascakebakaran Bapenda
Muhammad Adyatma Damardjati • 8 August 2026 16:23
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjamin keberlangsungan pelayanan publik dan keamanan data imbas musibah kebakaran Gedung Dinas Teknis di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat. Ia memastikan insiden tersebut tidak melumpuhkan pelayanan kepada warga.
"Pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama kami. Kami pastikan seluruh layanan kepada masyarakat akan tetap berjalan dengan baik," tegas Pramono dikutip dari Siaran Pers Pemprov DKI, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Pramono juga menegaskan bahwa seluruh basis data perpajakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berada dalam kondisi aman. Ekosistem data telah memiliki sistem pencadangan terdigitalisasi, sehingga layanan administrasi pajak tidak terdampak.
Skema tersebut meliputi penerapan sistem bekerja dari rumah (WFH) secara bergantian, pengalihan titik kerja ke kantor suku dinas di wilayah kota, hingga pemanfaatan aset perkantoran milik Pemprov DKI Jakarta lainnya yang masih tersedia.
.jpeg)
Kondisi Gedung Bapenda DKI Jakarta pascakebakaran. Foto: Metro TV/Damar.
Selain itu, Pramono secara khusus memberikan apresiasi tinggi terhadap kesigapan jajaran Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta. Pengerahan masif 37 unit mobil pemadam dan 185 personel dinilai berhasil menekan eskalasi kebakaran yang menghanguskan lantai 11 hingga 16 tersebut.
"Alhamdulillah, berkat penanganan yang cepat dan sigap dari jajaran Dinas Gulkarmat DKI Jakarta dengan mengerahkan 37 unit mobil pemadam kebakaran dan 185 personel, sejauh ini dipastikan tidak ada korban jiwa," ungkap Pramono
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi secara intensif dengan jajaran Polda Metro Jaya guna mendukung kelancaran proses investigasi penyebab pasti kebakaran. Pramono juga memastikan bahwa fasilitas bangunan yang terdampak tersebut telah dilindungi oleh jaminan asuransi, sehingga proses pemulihan infrastruktur dapat segera diakselerasi.