Ilustrasi Pexels
Kelebihan Berat Badan Tingkatkan Risiko Diabetes, Ini Alasannya
Putri Purnama Sari • 10 August 2026 12:51
Jakarta: Berat badan merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan. Kelebihan berat badan, terutama obesitas, dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami diabetes tipe 2.
Kondisi tersebut berkaitan dengan perubahan metabolisme tubuh. Penumpukan lemak berlebih dapat membuat tubuh menjadi kurang sensitif terhadap insulin sehingga kadar gula darah lebih sulit dikendalikan.
Meski demikian, berat badan bukan satu-satunya faktor yang menentukan seseorang mengalami diabetes. Riwayat keluarga, pola makan, aktivitas fisik, usia, serta faktor kesehatan lainnya juga dapat memengaruhi risiko.
Mengapa Berat Badan Bisa Meningkatkan Risiko Diabetes?
Insulin merupakan hormon yang membantu gula dari aliran darah masuk ke dalam sel untuk digunakan sebagai energi. Pada diabetes tipe 2, tubuh dapat mengalami resistensi insulin, yaitu kondisi ketika sel tubuh tidak merespons insulin dengan baik.
Kelebihan berat badan, khususnya penumpukan lemak di sekitar perut, dapat berkaitan dengan meningkatnya resistensi insulin. Ketika kondisi ini berlangsung, pankreas perlu menghasilkan lebih banyak insulin untuk membantu menjaga kadar gula darah.
Jika tubuh tidak mampu menghasilkan insulin yang cukup untuk mengimbangi resistensi tersebut, kadar gula darah dapat meningkat dan pada akhirnya berkembang menjadi diabetes tipe 2.
Baca Juga :
Faktor Lain yang Bisa Meningkatkan Risiko Diabetes

Ilustrasi freepik
Selain berat badan, beberapa faktor lain juga dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, antara lain:
- Kurang aktivitas fisik, karena tubuh menjadi lebih sedikit menggunakan energi dan dapat mengalami penurunan sensitivitas terhadap insulin.
- Pola makan kurang sehat, terutama jika terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula serta kalori.
- Riwayat keluarga, karena faktor genetik dapat memengaruhi risiko seseorang mengalami diabetes.
- Pertambahan usia, yang dapat disertai perubahan metabolisme dan peningkatan risiko diabetes.
- Riwayat kondisi tertentu, seperti diabetes gestasional pada perempuan.
Cara Menjaga Berat Badan dan Mengurangi Risiko Diabetes
Menjaga berat badan dapat dilakukan melalui perubahan kebiasaan sehari-hari. Beberapa langkah yang bisa diterapkan antara lain:
1. Perhatikan Pola Makan
Pilih makanan dengan gizi seimbang dan perhatikan jumlah serta porsi makanan. Konsumsi sayur, buah, sumber protein, dan makanan tinggi serat dapat menjadi bagian dari pola makan sehat.
Sementara itu, konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, lemak jenuh, serta kalori secara berlebihan sebaiknya dibatasi.
2. Rutin Beraktivitas Fisik
Aktivitas fisik membantu tubuh menggunakan energi sekaligus dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Tidak harus selalu melakukan olahraga berat. Aktivitas seperti berjalan kaki, bersepeda, atau olahraga lain yang dilakukan secara rutin dapat menjadi pilihan.
3. Hindari Kebiasaan Duduk Terlalu Lama
Selain berolahraga, penting untuk mengurangi waktu tidak aktif sepanjang hari. Jika pekerjaan mengharuskan duduk dalam waktu lama, luangkan waktu untuk berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan.
4. Pantau Berat Badan
Mengetahui perubahan berat badan dapat membantu seseorang lebih cepat menyadari adanya kenaikan berat badan yang berlebihan. Jika memiliki faktor risiko diabetes, pemeriksaan kadar gula darah secara berkala juga dapat membantu mendeteksi gangguan gula darah lebih dini.