Hari Kartini di Stasiun Yogyakarta: Bagi Bunga dan Dorong Kesetaraan Perempuan

Peringatan Hari Kartini di Stasiun Yogyakarta. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim

Hari Kartini di Stasiun Yogyakarta: Bagi Bunga dan Dorong Kesetaraan Perempuan

Ahmad Mustaqim • 21 April 2026 12:40

Yogyakarta: Sejumlah pekerja perempuan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mengenakan kebaya sembari membagikan bunga ke calon penumpang di Stasiun Yogyakarta dalam momentum Hari Kartini 2026. Selain itu, para pekerja juga mengajak penumpang perempuan untuk merangkai bunga di ruang tunggu.

"Ternyata merangkai bunga bukan pekerjaan sesederhana itu. Perlu keseriusan supaya bagus," kata salah satu penumpang KA, Eva Amalia di Stasiun Yogyakarta pada Selasa, 21 April 2026. 

Amalia yang merupakan dosen di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tersebut akan melakukan perjalanan menggunakan KA dari Yogyakarta ke wilayah Jawa Timur. Bagi Amalis, pengalaman dalam momen Hari Kartini bukan sekadar sambil lalu, tapi juga dalam pemenuhan hak-hak perempuan di sektor publik.


 Peringatan Hari Kartini di Stasiun Yogyakarta. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim 

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan pembagian hingga merangkai bunga tersebut menjadi bagian apresiasi terhadap para perempuan. Ia mengatakan sosok Kartini kekinian layak mendapat pengakuan. 

"Ini untuk memperingati atau mengapresiasi semangat kartini yang sudah menjadi semangat perempuan di Indonesia," kata dia. 

Di luar seremonial itu, Feni mengatakan KA berupaya memberikan porsi perempuan untuk bekerja. Menurut dia, perempuan mendapatkan peluang karier yang sama dengan laki-laki, bahkan di bidang operasional.

"Di Daop 6 ada tiga perempuan yang menjadi kepala stasiun," ujar Feni. 
 
Berdasarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/6/HK.04/V/2025 tentang Larangan Diskriminasi Dalam Proses Rekrutmen Tenaga Kerja, perempuan menjadi salah satu yang tak boleh didiskriminasi di dunia kerja. Feni mengatakan sejumlah pekerja perempuan mengisi berbagai pos di Daop 6 Yogyakarta. 

"Ada Polsuska (Polisi khusus kereta api) perempuan, petugas teknisi juga ada perempuan. Total ada 96 perempuan dari total 1.964 pekerja, 5 persennya perempuan," kata dia.  Ia menambahkan, layanan pemenuhan hak perempuan bagi penumpang juga diberikan. Misalnya, aplikasi female field map, yang bisa memungkinkan perempuan melihat titik perempuan duduk di mana saja. 

"Selain itu juga ada ruang laktasi atau menyusui bagi ibu-ibu. Di KA new generation juga terdapat tempat mengganti popok bayi serta kamar mandinya. Tujuannya ini semua untuk memberikan ruang aman dan nyaman bagi perempuan," ucapnya. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)