Indonesia Desak Perlindungan Warga Gaza dalam Sidang Dewan Keamanan PBB

Menlu Sugiono berbicara dalam sidang Dewan Keamanan PBB di New York, Amerika Serikat, Rabu, 18 Februari 2026. (Kemenlu RI)

Indonesia Desak Perlindungan Warga Gaza dalam Sidang Dewan Keamanan PBB

Willy Haryono • 19 February 2026 21:31

New York: Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan komitmen Indonesia terhadap Solusi Dua Negara (Two-State Solution) dan perlindungan warga sipil Palestina dalam sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat pada Rabu, 18 Februari 2026.

Dalam pertemuan yang dipimpin Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper selaku Presiden DK PBB bulan Februari 2026, Menlu Sugiono menyoroti kondisi kemanusiaan di Gaza yang memprihatinkan meski gencatan senjata masih berlaku.

“Lebih dari 570 nyawa telah hilang dan lebih dari 1.500 orang terluka sejak gencatan senjata berlaku. Infrastruktur dasar dan layanan esensial masih hancur,” kata Menlu Sugiono dalam keterangan di situs Kemenlu RI, Kamis, 19 Februari 2026.

Menlu Sugiono menegaskan Dewan Keamanan PBB tidak hanya bertugas menjaga gencatan senjata, tetapi juga memastikan perlindungan warga sipil dan akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan.

Ia juga mengecam kebijakan Israel di Tepi Barat, termasuk registrasi tanah dan langkah administratif lain yang dinilai memperkuat kontrol atas wilayah pendudukan.

Menurut Menlu Sugiono, langkah tersebut tidak memiliki validitas hukum dan melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB, termasuk Resolusi 2334 (2016).

Indonesia, lanjutnya, meyakini perdamaian yang adil dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui Solusi Dua Negara berdasarkan parameter internasional yang telah disepakati.

“Perdamaian dapat memiliki jalur yang berbeda, tetapi tidak boleh memiliki arah yang berbeda,” ujarnya.

Menlu Sugiono menambahkan keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace yang dibentuk melalui Resolusi DK PBB 2803 (2025) akan tetap konsisten dengan Piagam PBB dan prinsip multilateralisme.

Sidang tersebut menjadi agenda terakhir Menlu Sugiono di New York sebelum melanjutkan kunjungan ke Washington DC untuk mendampingi Presiden Prabowo Subianto menghadiri konferensi tingkat tinggi Dewan Perdamaian (Board of Peace).

Baca juga:  Menlu Sugiono Hadiri Sidang Dewan Keamanan PBB Bahas Situasi Palestina

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)