Pemantauan wilayah terdampak kebakaran hutan di wilayah Gunung Bromo/BPBD Kab. Malang.
Api Kebakaran Gunung Bromo Mendekati Kabupaten Malang
Daviq Umar Al Faruq • 5 August 2026 08:25
Malang: Kebakaran hutan di kawasan Bukit Jantur atau Bantengan di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) meluas hingga mendekati wilayah administrasi Kabupaten Malang. Tim gabungan kini berpacu mengendalikan kobaran api yang telah menghanguskan sekitar 10 hektare vegetasi pegunungan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat titik api pertama kali terpantau pada Senin, 3 Agustus 2026, di kawasan Bukit Jantur yang masuk wilayah administratif Kabupaten Probolinggo. Hingga Selasa, 4 Agustus 2026, kobaran api masih aktif dan semakin mendekati batas wilayah Kabupaten Malang.
"Posisi kebakaran memang masih berada di wilayah Kabupaten Probolinggo, tetapi sudah sangat dekat dengan wilayah Kabupaten Malang sehingga terus kami pantau bersama tim gabungan," kata Sadono, Rabu, 5 Agustus 2026.
Vegetasi yang terbakar meliputi cemara gunung, mentigen, akasia, serta semak belukar. Kondisi cuaca cerah berawan disertai angin bertiup ke arah barat turut memengaruhi pergerakan api di kawasan lereng pegunungan.
Proses pemadaman dilakukan melalui jalur darat dengan membuat sekat bakar dan penyemprotan menggunakan mobil pemadam milik TNBTS. Upaya tersebut menghadapi kendala karena lokasi kebakaran berada di lereng curam yang sulit dijangkau petugas.
"Kendala utama adalah medan yang sulit dijangkau sehingga pemadaman belum bisa dilakukan secara maksimal," ujar Sadono.

Pemantauan wilayah terdampak kebakaran hutan di wilayah Gunung Bromo/BPBD Kab. Malang.
BPBD menyebut kebutuhan paling mendesak saat ini adalah penambahan armada mobil tangki air untuk mendukung proses pemadaman. Satu unit mobil tangki air dari BPBD Provinsi Jawa Timur dijadwalkan membantu operasi dengan mengambil pasokan air dari Ranupane.
Sebagai langkah antisipasi keselamatan pengunjung, Balai Besar TNBTS menutup sementara akses wisata Bromo melalui Pos Jemplang di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo. Penanganan kebakaran melibatkan BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Malang, BPBD Kabupaten Probolinggo, TNBTS, TNI, Polri, Muspika Poncokusumo, perangkat Desa Ngadas, Masyarakat Peduli Api, relawan, serta unsur pendukung lainnya.