Damkar Surabaya saat memadamkan salah satu gedung terbakar di RSUD Dr Soetomo. (MTVN/Amal)
Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr Soetomo Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Amaluddin • 15 May 2026 14:38
Surabaya: Kebakaran melanda Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) lantai lima RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat, 15 Mei 2026, padam. Api diduga dipicu korsleting listrik di area ruang bedah jantung dan ruang dokter.
“Titik api dari lantai lima. Infonya dari ruang bedah jantung. Ada ruang dokter dan profesor,” kata Ketua Tim Kerja Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Trianjaya, saat dikonfirmasi pada Jumat, 15 Mei 2026.
Baca Juga :
Dia menerangkan untuk mempercepat penanganan kebakaran, DPKP Kota Surabaya menerjunkan sedikitnya 13 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Dua unit bronto skylift setinggi 55 meter dan 42 meter juga dikerahkan guna membantu proses evakuasi pasien dari lantai atas.
“Yang kami pakai bronto skylift 42 meter untuk mengevakuasi dua pasien dari lantai enam,” ujar Trianjaya.
Kendala Pemadaman dan Evakuasi
Proses evakuasi berlangsung dramatis di tengah kondisi asap pekat yang membatasi jarak pandang petugas. Dalam proses penyelamatan itu, satu pasien dilaporkan dalam kondisi kritis, sementara satu pasien lainnya meninggal dunia.Petugas pemadam kebakaran juga menghadapi kendala teknis saat proses penanganan berlangsung. Asap tebal yang memenuhi ruangan sulit dikeluarkan karena sebagian jendela gedung tidak dapat dibuka.
“Kendalanya asap tebal dan jendela mati sehingga harus memecahkan kaca untuk mengeluarkan asap,” katanya.

Damkar Surabaya saat memadamkan salah satu gedung terbakar di RSUD Dr Soetomo. (MTVN/Amal)
Akibat kondisi tersebut, petugas terpaksa memecahkan sejumlah kaca gedung untuk mempercepat proses venting, atau pengeluaran asap dari dalam ruangan agar evakuasi pasien dan proses pemadaman dapat berjalan lebih aman.
Api akhirnya berhasil dipadamkan `satu jam kemudian sekitar pukul 07.35 WIB, sedangkan api mulai berkobar pukul 06.30 WIB. Hingga kini, proses penyelidikan terkait sumber pasti kebakaran masih berlangsung, termasuk pendalaman terhadap dugaan korsleting listrik yang disebut menjadi pemicu awal insiden tersebut.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com