Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr Soetomo, 27 Pasien Berhasil Dievakuasi

Damkar Surabaya saat memadamkan salah satu gedung terbakar di RSUD Dr Soetomo. (MTVN/Amal)

Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr Soetomo, 27 Pasien Berhasil Dievakuasi

Amaluddin • 15 May 2026 12:44

Surabaya: Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, terbakar pada Jumat pagi, 15 Mei 2026. Dari indisen itu, petugas gabungan berhasil mengevakuasi 27 pasien di tengah kepulan asap tebal. 

"Total 27 pasien terdampak dan seluruhnya berhasil dievakuasi ke lokasi lebih aman," ujar Direktur Utama RSUD Dr Soetomo, Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Jumat, 15 Mei 2026.

Setelah berhasil mengevakuasi pasien, kata dia, dalam proses penyelamatan itu juga berdampak ke petugas rumah sakit. Sedikitnya empat tenaga kesehatan mengalami sesak napas akibat terpapar asap saat membantu evakuasi pasien.

"Mereka sudah menggunakan alat pelindung, tetapi harus menerobos area terdampak asap,” kata Cita.

Menurutnya, keberhasilan evakuasi puluhan pasien tidak lepas dari latihan mitigasi bencana yang selama ini rutin dilakukan rumah sakit melalui program Hospital Disaster Program (HOSDIP). Cita menyebut simulasi penanganan kebakaran atau code red menjadi bagian penting dalam standar keselamatan rumah sakit, termasuk pengecekan rutin alat pemadam api ringan (APAR) dan sistem hidran gedung.

“Termasuk persiapan akreditasi internasional Joint Commission International (JCI) yang dijadwalkan pada Agustus besok,” ujarnya.

Damkar Surabaya saat memadamkan salah satu gedung terbakar di RSUD Dr Soetomo. (MTVN/Amal)

Meski demikian, pihak rumah sakit masih menunggu hasil investigasi resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) serta kepolisian terkait penyebab pasti munculnya asap di lantai lima gedung PPJT. Selain investigasi penyebab kebakaran, manajemen rumah sakit juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem mitigasi kebakaran, termasuk pengecekan tekanan hidran yang digunakan saat proses pemadaman berlangsung.

"Kami tidak berani berspekulasi, nanti teman-teman damkar yang menyampaikan hasilnya,” jelas dia.

Satu Pasien Meninggal Bukan Karena Kebakaran

Sementara itu, satu pasien disebutkan meninggal saat proses evakuasi berlangsung. Pihak RSUD Dr Soetomo memastikan pasien tersebut bukan meninggal akibat paparan asap kebakaran.

Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Dr Soetomo, Ahmad Suryawan, menjelaskan pasien sebelumnya berada dalam kondisi kritis dan bergantung pada tiga alat bantu organ vital sekaligus.

“Pasien sebelumnya telah mendapat dukungan tiga alat organ vital, paru-paru, jantung, dan ginjal serta dalam persiapan menjalani cuci darah sehingga pasien meninggal bukan karena asap, karena seluruh alat bantu tetap tersupport mesin saat proses evakuasi,” kata Suryawan.

Menurutnya, selama proses pemindahan pasien dari area terdampak asap, seluruh pasien yang menggunakan ventilator tetap mendapatkan dukungan alat medis agar kondisi mereka tetap stabil dan terpantau. Selain pasien yang meninggal, satu pasien lain yang turut dievakuasi dari area terdampak dilaporkan dalam kondisi stabil dan saat ini menjalani perawatan di ruang resusitasi.

"Alhamdulillah stabil di ruang resusitasi,” ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)