Asap dari serangan AS dan Israel di Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. (Anadolu Agency)
Korban Tewas Serangan AS-Israel di Sekolah Khusus Perempuan Iran Jadi 85 Orang
Willy Haryono • 1 March 2026 08:44
Teheran: Jumlah korban tewas serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel di sebuah sekolah perempuan di Iran selatan telah bertambah menjadi 85 orang, menurut laporan otoritas kehakiman Iran pada Sabtu, 28 Februari.
Kantor berita resmi IRNA melaporkan serangan tersebut terjadi di kota Minab, Provinsi Hormozgan, yang juga menjadi lokasi pangkalan Garda Revolusi Iran.
Dikutip dari France 24, Minggu, 1 Maret 2026, belum ada tanggapan langsung dari Gedung Putih terkait laporan korban tersebut.
Serangan AS dan Israel dimulai pada Sabtu dini hari, dengan salah satu serangan awal dilaporkan menghantam area dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang keberadaannya masih belum diketahui secara pasti.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga dilaporkan menjadi salah satu target serangan. Media Iran melaporkan serangan terjadi di berbagai wilayah Iran, dengan asap terlihat membumbung di ibu kota Teheran.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dalam video di media sosial bahwa militer AS telah memulai “operasi tempur besar” di Iran.
Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan rudal terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di negara-negara Teluk.
Arab Saudi telah melontarkan kecaman atas serangan tersebut, dan menegaskan dukungan kuat terhadap semua negara Teluk yang menjadi target serangan Iran.
Baca juga: Lima Siswi Sekolah Dasar Tewas dalam Serangan Israel di Iran Selatan