Azerbaijan sebut drone dari Iran menghantam Bandara Nakhchivan. Foto: Anadolu
Drone Diduga dari Wilayah Iran Hantam Bandara Azerbaijan, 2 Warga Terluka
Fajar Nugraha • 5 March 2026 19:09
Nakhchivan: Azerbaijan pada hari Kamis mengatakan bahwa eksklave Nakhchivan miliknya dihantam oleh drone yang diduga diluncurkan dari wilayah Iran.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Azerbaijan mengatakan bahwa serangan terjadi sekitar tengah hari, dengan satu drone menghantam gedung terminal Bandara Internasional Nakhchivan. Sementara drone lainnya jatuh di dekat gedung sekolah di desa Shakarabad.
“Kami mengutuk keras serangan drone yang diluncurkan dari wilayah Republik Islam Iran ini, yang mengakibatkan kerusakan pada gedung bandara dan melukai dua warga sipil,” kata pernyataan itu, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis 5 Maret 2026.
Ditambahkan bahwa serangan tersebut “merupakan pelanggaran terhadap norma dan prinsip hukum internasional dan meningkatkan ketegangan di kawasan tersebut.”
Pernyataan itu mengatakan bahwa Baku meminta Teheran untuk memberikan penjelasan yang jelas mengenai insiden tersebut "dalam waktu sesingkat mungkin," serta melakukan penyelidikan yang tepat dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan serangan semacam itu tidak terulang di masa mendatang.
Kementerian tersebut mengatakan Azerbaijan berhak untuk mengambil “tindakan balasan yang sesuai.”
Kementerian itu juga mengatakan Duta Besar Iran untuk Baku, Mojtaba Demirchilou, telah dipanggil ke Kementerian Luar Negeri, di mana “protes keras” akan disampaikan dan nota diplomatik akan diserahkan kepada pihak Iran.
Secara terpisah, Kementerian Pertahanan Azerbaijan juga mengutuk serangan tersebut, dan mengatakan bahwa Iran “bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut.”
“Kementerian Pertahanan Republik Azerbaijan sedang mempersiapkan tindakan balasan yang diperlukan untuk melindungi integritas teritorial dan kedaulatan negara kami, memastikan keselamatan warga sipil dan infrastruktur sipil, dan tindakan agresi ini tidak akan dibiarkan begitu saja,” tambahnya.
Iran belum memberikan komentar mengenai masalah ini.