Anggota Komisi IX DPR RI, Obet Rembruren. Istimewa
Pengawasan Dapur Jadi Kunci Keberhasilan Program MBG
Al Abrar • 8 March 2026 22:20
Manokwari: Anggota Komisi IX DPR RI, Obet Rembruren, menekankan pentingnya perhatian, pembinaan, dan pengawasan berkelanjutan terhadap dapur-dapur penyedia makanan serta satuan pelayanan pemenuhan gizi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh proses penyediaan makanan berjalan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.
Hal itu disampaikan Obet saat kegiatan sosialisasi Program MBG yang digelar Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Rumah Makan Buk Isti Andai, Manokwari, pada Rabu, 4 Maret 2026.
Menurut Obet, sebagai anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, dirinya memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk mengawal pelaksanaan program tersebut di daerah pemilihannya.
“Saya berkewajiban untuk mendukung sekaligus mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini agar benar-benar berjalan dengan baik. Program ini harus memberikan manfaat nyata bagi anak-anak di Manokwari dan Papua Barat pada umumnya,” ujar Obet.
Ia menjelaskan, keberhasilan program strategis nasional tersebut tidak hanya ditentukan oleh perencanaan di tingkat pusat, tetapi juga oleh kualitas pelaksanaan teknis di lapangan.
Karena itu, dapur-dapur penyedia makanan dan satuan pelayanan pemenuhan gizi perlu mendapat pendampingan serta pengawasan yang konsisten agar kualitas makanan dan layanan tetap terjaga.
“Jika dapur-dapur yang sudah berdiri masih memerlukan pendampingan, maka itu harus menjadi perhatian bersama. Kita harus memastikan semua pihak yang terlibat memahami dan menjalankan standar yang ada,” tegasnya.
Di akhir kegiatan, Obet mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaksana program, hingga masyarakat, untuk bersinergi menyukseskan Program MBG.
Menurutnya, pemenuhan gizi anak melalui program tersebut merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa.
“Tujuan besarnya adalah melahirkan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berkualitas. Jika anak-anak kita hari ini terpenuhi gizinya dengan baik, maka kita sedang menyiapkan masa depan bangsa yang lebih cerah,” ujarnya.