PT Jhonlin Agro Raya Perkuat Investasi SDM melalui Pendidikan Dasar Berkualitas

Kepala SD Tunas Muda Jhonlin Ahmad Aidi menyampaikan sambutan pada prosesi kelulusan angkatan pertama sekolah di Kecamatan Mantewe, Tanah Bumbu. (Foto: Dok. JAR)

PT Jhonlin Agro Raya Perkuat Investasi SDM melalui Pendidikan Dasar Berkualitas

Patrick Pinaria • 2 July 2026 15:40

Jakarta: Implementasi pilar sosial dalam prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) PT Jhonlin Agro Raya Tbk bersama Yayasan Jhonlin Pertiwi membuahkan capaian baru di bidang pendidikan. Delapan siswa angkatan pertama SD Tunas Muda Jhonlin resmi menyelesaikan pendidikan dasar dalam prosesi First Graduation yang digelar di Gedung SMP Negeri 1 Mantewe, Kecamatan Mantewe, Tanah Bumbu, Selasa, 23 Juni 2026.

Saat ini, SD Tunas Muda Jhonlin memiliki 72 siswa yang tersebar dari kelas I hingga kelas VI. Kelulusan delapan siswa angkatan pertama menjadi tonggak awal perjalanan sekolah dalam mencetak lulusan di lingkungan pendidikan yang didukung perusahaan.
 


Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Pengawas Sekolah, Pengurus Yayasan Jhonlin Pertiwi, serta perwakilan manajemen perusahaan.


Suasana prosesi kelulusan perdana SD Tunas Muda Jhonlin yang dihadiri pengawas sekolah, yayasan, dan perwakilan manajemen perusahaan. (Foto: Dok. JAR)
 
 
Kepala SD Tunas Muda Jhonlin, Ahmad Aidi, mengatakan pencapaian tersebut menjadi tonggak sejarah baru setelah hampir tiga tahun sekolah merintis pendidikan dasar berkualitas dengan fondasi delapan dimensi profil lulusan nasional.

Ia juga mengungkapkan kebanggaannya atas capaian bersama para guru, murid, dan wali murid yang berhasil menuntaskan tiga tahun pertama operasional sekolah. Menurutnya, lulusan angkatan pertama telah memenuhi standar kompetensi sistem pendidikan nasional.

Dukungan PT Jhonlin Agro Raya Tbk bersama Yayasan Jhonlin Pertiwi terhadap penyelenggaraan pendidikan di SD Tunas Muda Jhonlin menjadi bagian dari implementasi pilar sosial ESG yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia secara berkelanjutan.

(Patrick Pinaria)