Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com
Mendukung Ketahanan Desa di Tengah Ancaman Iklim
Eko Nordiansyah • 22 December 2025 17:58
?Karawang: Peruri menginisiasi pembuatan Program Kampung Iklim (ProKlim) untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim melalui upaya mitigasi di tingkat tapak, serta penguatan kolaborasi komunitas yang berkelanjutan secara sosial, ekonomi, dan lingkungan. Pembukaan program ini diselenggarakan di Aula Perumahan Griya Indah, Desa Parungmulya, Kabupaten Karawang.
POH Kepala Biro Strategic Corporate Branding & TJSL Peruri Yahdi Lil Ihsan mengatakan, dukungan ini menjadi bagian dari komitmen Peruri dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup berbasis pemberdayaan masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Pada tahun ini, pelaksanaan Program Kampung Iklim diarahkan pada beberapa fokus utama, yaitu peningkatan ketahanan pangan, pengelolaan limbah terpadu, pengembangan ekonomi hijau, serta penguatan peran dan partisipasi masyarakat. Keempat fokus tersebut dirancang secara terintegrasi agar mampu memberikan manfaat lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat Desa Parungmulya.
“Program Kampung Iklim adalah upaya nyata untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim melalui keterlibatan aktif warga. Program ini tidak hanya berdampak pada lingkungan yang lebih baik, tetapi juga mendorong kesejahteraan dan kemandirian masyarakat,” kata Yahdi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin, 22 Desember 2025.
Program Kampung Iklim merupakan turunan dari program nasional yang diusung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Peruri telah mendukung implementasi Program Kampung Iklim di Perumahan Griya Indah sejak 2022.
Baca Juga :
UMKM Didorong Siap Hadapi Persaingan di 2026

(Peruri menginisiasi pembuatan Program Kampung Iklim (ProKlim). Foto: Dok istimewa)
Dukung ketahanan pangan dan edukasi lingkungan
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan simbolis tanaman hidroponik, serta sarana pengelolaan sampah dengan metode Takakura sebagai bagian dari upaya penguatan pengelolaan limbah berbasis rumah tangga. Selain itu, juga dilakukan dilakukan peresmian Green House (GH) sebagai bentuk dukungan Peruri terhadap ketahanan pangan dan edukasi lingkungan masyarakat.
“Keberhasilan Program Kampung Iklim tidak terlepas dari kolaborasi dan pendampingan yang berkelanjutan. Program Kampung Iklim ini tidak akan berjalan tanpa kolaborasi dan pendampingan dari Peruri. Selama tiga tahun kami dibimbing, diberi pengetahuan, dan difasilitasi, hingga akhirnya masyarakat mampu menjalankan program lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Ketua Kelompok ProKlim Griya Indah Indra Puspita.
Dukungan Peruri terhadap Program Kampung Iklim juga mendapat apresiasi dari pemerintah desa. Sekretaris Desa Parungmulya Neneng menyampaikan, manfaat Program TJSL Peruri dirasakan langsung oleh masyarakat di Desa Parungmulya.
“Dukungan ini membantu masyarakat dalam mengelola pertanian dan sampah secara berkelanjutan, sehingga memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan kehidupan sehari-hari,” ungkap Neneng.
Melalui keberlanjutan Program Kampung Iklim, Peruri berharap semangat kebersamaan masyarakat dapat terus terjaga sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sejahtera, mandiri, dan tangguh dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, ProKlim mendorong aksi nyata yang berdampak signifikan bagi ketahanan lingkungan dan kesejahteraan warga.