Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pasar Andir Garut

Sejumlah personel kepolisian melakukan pengamanan di kawasan kebakaran Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis dini hari, 8 Oktober 2026. (ANTARA/HO-Polres Garut)

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pasar Andir Garut

Silvana Febiari • 8 October 2026 11:21

Garut: Kepolisian Resor (Polres) Garut, Jawa Barat, olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki kebakaran di Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong. Pihaknya masih mendalami penyebab kejadian dengan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman dan pengumpulan bahan keterangan oleh petugas,” kata Kepala Polsek Bayongbong Iptu Mahmudi, dilansir dari Antara, Kamis, 8 Oktober 2026.

Kebakaran pertama kali dilaporkan sekitar pukul 21.30 WIB, Rabu, 7 Oktober 2026. Api membakar kios di Blok A, B, C, dan Blok Mawar yang berada di bagian tengah dan belakang Pasar Andir.


Polisi segera mendatangi lokasi untuk membantu proses pemadaman bersama tim gabungan sekaligus mengamankan area sekitar tempat kejadian.

“Pengamanan lokasi kejadian agar tidak didekati masyarakat untuk menjauh dari titik kebakaran demi mencegah jatuhnya korban,”ungkapnya.

Setelah pemadaman selesai, petugas mendata kios yang terdampak dan meminta keterangan sejumlah saksi. Tujuannya untuk membantu mengungkap penyebab kebakaran.

Terdapat 26 kios yang terbakar. Kios tersebut menjual berbagai kebutuhan, antara lain sembako, sayuran, ikan asin, kelontong, plastik, kue, tahu, dan tempe.


Sejumlah petugas memadamkab kobaran api yang membakar Pasar Andir di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis, 8 Oktober 2026. (ANTARA/HO-Disdamkar Garut)


Jumlah kios terdampak masih dapat bertambah karena instansi terkait masih mendata bangunan yang terbakar serta menghitung kerugian material.

“Untuk korban jiwa dalam kejadian ini nihil. Sementara kerugian materi masih dalam proses pendataan karena jumlah kios dan kerugian masing-masing pedagang belum seluruhnya terdata,” ujarnya.

Dalam upaya pemadaman, sebanyak 10 unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan bersama mobil suplai air dan ambulans dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut. Personel TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta sejumlah instansi terkait turut membantu proses pemadaman dan pengamanan di lokasi kebakaran.

(Silvana Febiari)