BNPB: 51 Ribu Personel Dikerahkan Padamkan Karhutla di 4 Provinsi

Tim gabungan terus berupaya melakukan pemadaman. (Foto: Tim Satgas Darat Kalimantan Barat/BNPB)

BNPB: 51 Ribu Personel Dikerahkan Padamkan Karhutla di 4 Provinsi

Lukman Diah Sari • 27 October 2026 20:51

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengintensifkan operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah rawan di Tanah Air. Upaya ini dilakukan melalui pengerahan puluhan ribu personel satuan tugas (satgas) darat, pasokan peralatan pemadaman, hingga operasi modifikasi cuaca (OMC).

"Sebanyak 51.057 personel satuan tugas darat tercatat bertugas di empat provinsi," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, dalam rilis resmi, Selasa, 27 Oktober 2026.

Berton merinci, puluhan ribu personel satgas darat tersebut saat ini telah disebar ke sejumlah titik panas di Pulau Kalimantan dan Sumatra dengan rincian kekuatan:
  • Kalimantan Tengah: 16.387 personel

  • Kalimantan Barat: 14.458 personel

  • Sumatra Selatan: 12.285 personel

  • Kalimantan Selatan: 7.927 personel

"Penanganan di lapangan didukung berbagai peralatan, antara lain pompa pemadam, selang, nosel, tangki, alat pelindung diri (APD), masker, mesin alkon, drone, dan alat berat. Dukungan peralatan berasal dari sejumlah kementerian dan lembaga sesuai kebutuhan penanganan di wilayah masing-masing," kata Berton.

Tim gabungan terus berupaya melakukan pemadaman. (Foto: Tim Satgas Darat Kalimantan Barat/BNPB)

Sebagai bentuk kolaborasi, BNPB dan kementerian terkait telah mendistribusikan armada dan alat teknis ke wilayah terdampak. Di Sumatra Selatan, BNPB menyalurkan 7 unit motor trail, 17 pompa jinjing, dan 8 tangki fleksibel. Kekuatan ini masih ditambah oleh Kementerian Pertahanan yang menerjunkan 100 unit motor dan 20 ekskavator.

"Sementara itu, di Kalimantan Selatan, BNPB mengerahkan 37 pompa jinjing dan 36 unit self-contained breathing apparatus (SCBA). Kementerian Pertahanan mendukung dengan 49 pompa Honda dan 140 dus selang, sedangkan Kementerian Pertanian menyediakan 30 pompa," jelas dia.

(Lukman Diah Sari)