Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). (Sumber: Bakom RI)
KDKMP Dongkrak Ekonomi Desa, Perluas Pasar UMKM dan Bantu Petani
Lukman Diah Sari • 30 October 2026 21:07
Purworejo: Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa melalui perluasan akses pasar produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penyediaan kebutuhan produksi para petani.
Dampak positif KDKMP salah satunya dirasakan oleh Jainah, pelaku UMKM keripik kentang asal Desa Dukuhrejo, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Sebelum ada koperasi, ia hanya mengandalkan penjualan di pasar pagi dengan waktu operasional terbatas. Kini, produk keripiknya dapat dititipkan di KDKMP untuk dipasarkan secara berkelanjutan.
"Sebelum ada kooperasi kan saya hanya memasarkan UMKM saya di pasar, dan itu kan hanya bergantung pasar pagi saja ya. Setelah ada kooperasi kan bisa dititipkan di kooperasi dan itu bisa jangka panjang," ujar Jainah, Jumat, 30 Oktober 2026.
"Perbedaannya setelah ada kooperasi dan sebelum ada kooperasi, setelah ada kooperasi itu menjadi lebih mudah, lebih dekat dari lokasi rumah, harganya juga lebih ringan, jadi untuk UMKM keuntungannya akan lebih besar," kataya.
Harapan serupa muncul di sektor pertanian Desa Karangsari, Blitar, Jawa Timur. Legiman, petani belimbing setempat, berharap KDKMP dapat menyediakan gerai penyedia pupuk. Selama ini, para petani harus menempuh jarak sekitar empat kilometer ke toko pertanian hanya untuk membeli pupuk.
"Alhamdulillah, itu memang permintaannya semua petani itu kalau bisa ya semuanya itu segera saja pupuk itu bisa disubsidi di sini, entah itu dipinjami dulu atau harus bayar, itu juga enggak apa-apa yang jelas. Kalau di sini kan pasti lebih dekat, tidak perlu kemana-mana dan tidak perlu angkutan untuk beli pupuknya," tutur Legiman.
.jpeg)
Ilustrasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Foto: Dok. Antara.
Selain akses pupuk, Legiman berharap KDKMP dapat membantu memasarkan hasil panen belimbing agar menjangkau pasar yang lebih luas di luar penjualan langsung ke wisatawan kebun.
"Ya mudah-mudahan nanti dari kooperasi itu bisa membantu penjualan... Ya mudah-mudahan kita saling membantulah. Kooperasi itu nanti bisa biar tetap berjalan. Juga bisa membantu petani, istilahnya itu menyuple pupuk dari situ," pukasnya.
Melalui integrasi layanan ini, KDKMP diharapkan terus memperkuat ekosistem ekonomi desa secara berkelanjutan, mulai dari penyediaan sarana produksi hulu hingga pemasaran produk olahan di hilir.