Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Transformasi Bisnis Perkuat Fundamental Usaha BUMN Properti
Husen Miftahudin • 1 October 2026 15:46
Jakarta: Transformasi bisnis menjadi salah satu fokus perusahaan anak BUMN di sektor properti untuk memperkuat fundamental usaha dan menghadapi perkembangan industri. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas produk dan layanan, penerapan tata kelola yang baik, serta penguatan kepercayaan konsumen.
PT PP Properti Tbk (PPRO) menjadi salah satu perusahaan yang menjalankan agenda tersebut. Direktur Utama PPRO Dyah Rahadyannie mengatakan penguatan fundamental bisnis dilakukan dengan tetap memperhatikan kebutuhan konsumen.
"Kepercayaan adalah fondasi bagi PPRO untuk membangun nilai jangka panjang. Kami ingin reputasi PPRO tumbuh seiring dengan komitmen yang kami wujudkan dalam setiap langkah perusahaan," ujar Dyah dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 1 Oktober 2026.
Menurut Dyah, penguatan reputasi berjalan seiring dengan pembenahan fundamental perusahaan. PPRO akan terus mengedepankan tata kelola yang baik serta menjaga kualitas produk dan layanan sebagai bagian dari keberlanjutan usaha.
“Kami membawa semangat transformasi untuk membangun PPRO yang semakin tangguh, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan konsumen. Dengan tata kelola yang baik dan fokus pada penguatan fundamental, kami berkomitmen menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” tambah Dyah.
Tingkatkan kualitas produk dan layanan
Upaya penguatan bisnis tersebut turut mendapat apresiasi melalui dua penghargaan yang diraih PPRO pada September 2026, yakni Top SOE Subsidiaries Awards 2026 dari The Iconomics Media dan Disway Awards – Trusted & Popular Brand 2026 dari Disway National Network.
Top SOE Subsidiaries Awards 2026 diberikan dalam kategori properti. Penghargaan tersebut diselenggarakan The Iconomics Media dalam rangkaian The Eight Brand Equity Forum 2026 di Jakarta.
Sementara itu, Disway Awards – Trusted & Popular Brand 2026 diberikan untuk kategori Properti – Perumahan & Kawasan. Penghargaan tersebut diselenggarakan Disway National Network berdasarkan riset mengenai tingkat kepercayaan dan popularitas merek.
Dyah mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas produk dan layanan.
"Kami bersyukur atas dua penghargaan ini dan menjadikannya dorongan untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat layanan, serta menghadirkan manfaat bagi konsumen dan masyarakat," kata Dyah.

(PPRO menerima penghargaan Disway Awards – Trusted & Popular Brand 2026 dari Disway National Network. Foto: dok PPRO)
Jaga keberlanjutan bisnis
Founder Disway Dahlan Iskan menekankan pentingnya integritas dan kredibilitas dalam penyelenggaraan penghargaan. Menurut dia, apresiasi perlu diberikan berdasarkan prestasi dan proses penilaian yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Kami tidak ingin ajang ini jadi sekadar seremoni biasa. Tapi juga harus berfokus pada hasil riset objektif dan aspirasi publik. Sebuah penghargaan harus murni menjadi apresiasi atas prestasi yang kredibel dan tidak diperjualbelikan," ujar Dahlan.
Bagi perusahaan anak BUMN, penguatan tata kelola, kualitas produk, dan layanan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan.
PPRO menyatakan apresiasi yang diterima menjadi dorongan untuk melanjutkan penguatan fundamental bisnis, kualitas produk, dan layanan sebagai bagian dari agenda transformasi perusahaan di sektor properti.