Wapres Ma'ruf Amin saat meninjau di lokasi grebeg UMKM di Yogyakarta. Medcom.id/ Ahmad Mustaqim
Wapres Ma'ruf Amin Tegaskan Ekonomi Syariah Inklusif
Ahmad Mustaqim • 7 August 2024 23:15
Yogyakarta: Ekonomi dan keuangan syariah identik dengan umat Islam. Namun demikian, Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menegaskan ekonomi dan keuangan syariah bersifat inklusif.
"Ekonomi syariah dan keuangan syariah adalah bersifat inklusif tidak hanya untuk umat Islam, tapi untuk semua umat," kata Wapres Ma'ruf Amin saat pengukuhan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Mal Pakuwon, Sleman, Yogyakarta, Rabu, 7 Agustus 2024.
| Baca: Wapres Ma’ruf Amin Bersedia Jadi Penengah Konflik PKB-PBNU
|
"Ini menjadi bagian yang harus dilaksanakan secara keseluruhan bagi umat Islam," jelas Wapres Ma'ruf.
Tumbuh dan berkembangnya ekonomi syariah di Indonesia menjadi salah satu program yang pemerintah jalankan. Ia lantas menyebut keberadaan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) di 31 provinsi harus terlibat dalam pengembangannya.
Ia lantas menyoroti geliat perkembangan ekonomi syariah di Yogyakarta yang cukup pesat. Ia berharap para pemangku kepentingan, termasuk pelaku ekonomi, turut terlibat mengembangkan ekonomi syariah.
"Saya sangat mengapresiasi komitmen dan dukungan penuh pemerintah daerah bersama Bank Indonesia serta lembaga lainnya dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Yogyakarta," ungkapnya.
Sektor pendidikan dan pariwisata menjadi keunggulan di Yogyakarta. Di sisi lain, ada berbagai UMKM yang turut tumbuh dan berkembang.
"Saya meyakini berbagai potensi dan peluang perekonomian dapat disinergikan dengan prinsip ekonomi dan keuangan syariah agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan," ujarnya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com