Pramono Perintahkan Satpol dan Wali Kota Menyosialisasikan Aturan Bendera Parpol

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Metrotvnews.com/Adinda Vinka

Pramono Perintahkan Satpol dan Wali Kota Menyosialisasikan Aturan Bendera Parpol

Achmad Zulfikar Fazli • 4 February 2026 13:07

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengaku sudah membuat aturan soal pemasangan bendera atau spanduk partai politik di jalan. Dia  memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) hingga Wali Kota di Jakarta untuk menyosialisasikan aturan tersebut.

“Jadi, untuk spanduk parpol, kami sudah membuat aturan. Saya sudah meminta kepada Satpol PP dan juga Wali Kota untuk memberikan pengumuman bagi partai-partai politik terkait jangka waktu yang diperbolehkan,” ujar Pramono di Balai Kota, Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu, 4 Februari 2026.

Pramono mengatakan apabila spanduk atau bendera partai politik belum diturunkan lebih dari dua hari dari tenggat waktu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan menertibkan.

Pramono menegaskan hal ini berlaku untuk seluruh partai politik. Dia tak akan membedakan partai politik dalam pemberlakuan aturan tersebut.

“Pokoknya yang sudah masa izinnya lewat segera diturunkan,” kata Pramono.
 

Baca Juga: 

Presiden Prabowo Soroti Semrawut Baliho dan Kabel di Bogor hingga Balikpapan



Ilustrasi bendera parpol. Foto: Dok. Antara

Pramono sempat beberapa kali meminta agar spanduk serta bendera partai diturunkan agar suasana di Ibu Kota menjadi lebih bersih dan indah.

“Dulu, kalau ada acara partai, benderanya itu bisa dipasang sebulan, nggak ada yang turunin. Benderanya sudah sobek-sobek, sudah jelek banget. Saya bilang sama Kepala Dinas terkait, kepada Satpol PP, Sudah nggak boleh lagi. Sekarang maksimum 2-3 hari setelah acara, kalau nggak diturunkan, kita yang menurunkan,” kata Pramono.

Meskipun berstatus sebagai anggota partai, namun Pramono mengakui keberadaan bendera dan spanduk partai yang sudah usang dapat mengganggu keindahan kota.

Dia tidak peduli jika dikritik terkait keputusannya untuk membersihkan spanduk dan bendera partai di Jakarta.

“Walaupun yang telepon saya ketua umum, sahabat saya, saya bilang, saya harus adil buat semuanya,” ujar Pramono.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)