Pasukan keamanan berpatroli di Caracas, Venezuela, Sabtu, 3 Januari 2026. (Miguel Gutierrez/EPA)
Seluruh WNI di Venezuela Dipastikan Aman usai Laporan Serangan AS
Willy Haryono • 3 January 2026 18:32
Jakarta: Pemerintah Indonesia terus memantau secara saksama perkembangan situasi di Venezuela menyusul dugaan serangan militer Amerika Serikat yang dilaporkan terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026. Dalam operasi tersebut, Presiden AS Donald Trump mengklaim telah menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro bersama istrinya.
Melalui pernyataan yang disampaikan Kementerian Luar Negeri RI di akun media sosial X, pemerintah menegaskan bahwa KBRI Caracas terus memantau kondisi keamanan di Venezuela dan secara aktif memastikan keselamatan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di negara tersebut.
“KBRI Caracas bersama seluruh perwakilan RI di kawasan secara aktif memastikan kondisi dan keselamatan seluruh WNI di Venezuela,” demikian pernyataan Kemlu RI.
Pemerintah memastikan bahwa hingga saat ini seluruh WNI di Venezuela dilaporkan berada dalam keadaan aman. Meski demikian, pemerintah mengimbau para WNI agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta terus menjalin komunikasi dengan KBRI Caracas untuk mendapatkan informasi terkini.
Selain itu, Indonesia juga menyerukan kepada seluruh pihak terkait agar mengedepankan penyelesaian konflik secara damai. Pemerintah menekankan pentingnya langkah-langkah de-eskalasi, dialog, serta perlindungan terhadap warga sipil di tengah meningkatnya ketegangan.
Dalam pernyataannya, Indonesia turut menegaskan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dan prinsip-prinsip yang tercantum dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sebagai dasar utama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas internasional.
Baca juga: Wapres Venezuela Minta Trump Kirim Bukti Maduro Masih Hidup