Museum Louvre di Paris, Prancis. (Anadolu Agency)
Kepala Museum Louvre Mundur Setelah Skandal Pencurian Perhiasan
Muhammad Reyhansyah • 25 February 2026 12:42
Paris: Direktur Museum Louvre, Laurence des Cars, resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Selasa kemarin, beberapa bulan setelah peristiwa pencurian besar perhiasan mahkota Prancis yang mengungkap celah keamanan fatal di museum paling populer di dunia tersebut.
Dikutip dari India Today, Rabu, 25 Februari 2026, pihak istana mengatakan bahwa keputusan Des Cars merupakan bentuk tanggung jawab di saat museum terbesar di dunia ini membutuhkan ketenangan serta dorongan baru untuk mempercepat pemutakhiran sistem keamanan dan proyek modernisasi.
Pengunduran diri ini dipicu oleh kritik tajam terhadap sistem pengawasan Louvre pascapencurian perhiasan senilai €88 juta (sekitar Rp1,4 triliun) pada Oktober lalu.
Pencurian yang terjadi pada 19 Oktober pagi tersebut dilakukan dengan modus menggunakan kendaraan pengangkat untuk mencapai balkon yang menghadap Sungai Seine.
Para pelaku menyusup ke Galerie d’Apollon dan mengambil delapan koleksi utama, termasuk kalung berlian dan zamrud peninggalan Napoleon serta Permaisuri Josephine. Meski empat tersangka telah ditangkap, sebagian besar perhiasan yang dicuri hingga kini belum ditemukan.
Satu-satunya barang yang berhasil diamankan adalah mahkota berlian abad ke-19 milik Permaisuri Eugenie yang terjatuh saat pelaku melarikan diri.
Pascainsiden tersebut, Des Cars mengakui adanya kelemahan dalam sistem surveilans Louvre. Ia menyebutkan bahwa kamera CCTV di perimeter museum sudah usang dan posisinya tidak memadai. Bahkan, satu-satunya kamera yang mencakup area dinding yang dijebol pencuri ternyata tidak menghadap ke arah balkon akses masuk.
Penyelidikan parlemen yang sedang berlangsung melaporkan adanya kegagalan sistemik yang memungkinkan pembobolan tersebut terjadi. Meskipun Des Cars sempat diminta bertahan saat pertama kali menawarkan pengunduran dirinya tak lama setelah pencurian, ia akhirnya memilih mundur untuk memikul tanggung jawab penuh.
Laurence des Cars, yang mencetak sejarah pada 2021 sebagai perempuan pertama yang memimpin Louvre, meninggalkan posisi tersebut di tengah tekanan operasional lainnya, termasuk isu skema penipuan tiket dan kebocoran air di area museum yang menambah beban kepemimpinannya. (Kelvin Yurcel)
Baca juga: Museum Louvre Perketat Sistem Keamanan Balkon usai Aksi Perampokan