Ilustrasi emas perhiasan. Foto: MI/Usman Iskandar.
Jaga Kualitas Perhiasan, Pemerintah Perkuat Standar Mutu Emas
Husen Miftahudin • 9 March 2026 15:07
Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat jaminan kualitas produk emas untuk menjaga industri perhiasan nasional di tengah tren kenaikan harga emas dunia yang berdampak pada peningkatan permintaan.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan industri perhiasan Indonesia menunjukkan kinerja yang positif sepanjang 2025. Ini tercermin dari nilai ekspor barang perhiasan dan barang berharga Indonesia yang mencapai USD9,1 miliar atau meningkat 65,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Peningkatan ini menunjukkan sektor industri perhiasan Indonesia memiliki peluang besar untuk terus tumbuh di pasar internasional. Momentum positif ini harus dijaga melalui penguatan kualitas dan kepercayaan terhadap produk dalam negeri," ucap Agus dalam pernyataan di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin, 9 Maret 2026.
Lebih lanjut, menurut dia, penguatan mutu dan keakuratan pengujian kadar emas dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan kualitas produk yang beredar di pasar.
Dengan standar pengujian yang lebih kuat, industri perhiasan nasional diharapkan mampu memanfaatkan momentum tingginya permintaan global.
Menperin menegaskan seiring meningkatnya produksi dan permintaan global, pemastian akurasi pengujian kadar emas menjadi semakin penting.
"Peran laboratorium pengujian sangat strategis dalam memastikan kesesuaian kadar logam mulia sehingga produk yang beredar di pasar memiliki standar kualitas yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan," ungkap dia.
| Baca juga: Asosiasi Perhiasan Ngadu ke Purbaya, Usul Pajak Dikenakan Hanya di Produsen |

(Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto: dok Kemenperin)
Ciptakan perhiasan berkualitas tinggi
Sebagai bagian dari upaya tersebut, pemerintah mendorong partisipasi laboratorium dan industri dalam program Penyelenggara Uji Profisiensi (PUP).
Program ini berfokus pada peningkatan kemampuan laboratorium dalam melakukan pengujian yang dapat dibandingkan secara objektif sehingga menghasilkan hasil uji yang lebih akurat, konsisten, dan terpercaya.
Melalui penguatan sistem pengujian tersebut, industri perhiasan nasional diharapkan tidak hanya mampu memanfaatkan momentum pasar global, tetapi juga semakin dikenal sebagai produsen perhiasan berkualitas tinggi.
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin Emmy Suryandari menjelaskan bahwa program uji profisiensi merupakan instrumen penting dalam mendukung industri perhiasan emas Indonesia agar memiliki standar pengujian yang lebih akurat dan terpercaya.
"Kami terus mendorong penerapan standar dalam sektor industri, khususnya dalam memastikan kualitas produk yang beredar di pasar. Program Uji Profisiensi ini sangat penting bagi laboratorium perusahaan industri yang melakukan pengujian mutu emas untuk menunjukkan keabsahan hasil uji mereka, yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing industri emas nasional di pasar global," tutur Emmy.