Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Damar.
Pramono Masih Rahasiakan Jadwal Peresmian LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai
Nattasya Amani Vrazeti • 9 September 2026 07:43
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta disebut telah mengantongi jadwal peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai. Namun, jadwal tersebut masih dirahasiakan.
“Mengenai waktunya kapan, sebenarnya sudah ada komunikasi, tetapi saya tidak mau mengumumkan dulu sampai dengan hari H yang betul-betul akan diresmikan oleh Bapak Presiden,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, dikutip Rabu, 9 September 2026.
Pramono optimistis kehadiran LRT Jakarta Gading-Manggarai akan menjadi tonggak baru (milestone) bagi transportasi publik di ibu kota. Moda transportasi ini ditargetkan mampu mengangkut 70 ribu hingga 80 ribu penumpang per hari dengan jam operasional mulai pukul 05.00-24.00 WIB.
Selain itu, Pramono menyampaikan Pemprov DKI Jakarta mulai merapikan kawasan di sekitar jalur LRT. Pramono menginstruksikan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota untuk melakukan pembersihan serta penghijauan di area bawah jalur LRT.
“Sekarang ini yang di bawah sudah mulai kita bersihkan. Bahkan saya sudah meminta kepada Dinas Kehutanan dan Taman Kota untuk mulai dilakukan penghijauan, dan harapannya itu segera bisa dilakukan,” sebut Pramono.

Proyek LRT Kelapa Gading-Manggarai. Foto: Antara.
Pramono juga membeberkan alasan di balik penetapan tarif uji coba LRT Jakarta rute Kelapa Gading- Manggarai sebesar Rp8. Angka tersebut dipilih secara khusus sebagai bentuk perpanjangan semangat peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Saya sudah memutuskan untuk sekaligus uji coba, maka tarifnya itu Rp8 setiap orang yang menggunakan transportasi LRT ini. Kenapa Rp8? Ini perpanjangan semangat 17 Agustus yang kemarin, yang akhirnya kita putuskan Rp8,” ujar Pramono.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menjadwalkan ulang peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada hari Rabu, 26 Agustus 2026. Penjadwalan ulang dilakukan setelah evaluasi akhir terhadap keseluruhan pelaksanaan kegiatan, dengan mempertimbangkan penyempurnaan layanan dalam rangka menghadirkan inklusivitas.
Jadwal terbaru akan disampaikan setelah waktu pelaksanaan ditetapkan.