Ketua Pemadam Sukarelawan Timur (PST) Arif Suryono dan Sekretaris PST Andy. Foto: MTVN/Muhamad Marup
Berjibaku hingga Dini Hari, Kisah Heroik Relawan PST Padamkan Karhutla Kubu Raya
Surya Perkasa • 11 September 2026 20:16
Kubu Raya: Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tapi juga masyarakat yang menjadi relawan. Salah satunya Posko Pemadam Sukarelawan Timur (PST) yang terlibat membantu penanganan karhutla di Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Kubu Raya.
"PST sudah berdiri sejak tahun 2021, ketika masa pandemi covid-19," ujar Ketua PST, Arif Suryono, kepada Metrotvnews.com, Jumat, 11 September 2026.
Arif mengakui relawan PST kerja lebih keras dalam melawan karhutla tahun ini. Jika biasanya api hanya dua hingga tiga jam, tahun ini mereka sering memadamkan api hingga dini hari. Namun, halangan dan rintangan tak membuat semangat perjuangan padam.
"Pernah di Lintang Batang kami memadamkan api hingga dini hari. Banyak pemadam tumbang, termasuk dua anggota kami pingsan," ungkap Arif.
Saat ini, PST memiliki enam posko yang tersebar di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dan satu posko tambahan sedang dalam persiapan. Anggota PST sendiri kini sudah mencapai 150 orang.
Ia menyebut PST tidak hanya menangani pemadaman karhutla. Pihaknya juga kerap menangani misi pencarian dan penyelamatan, termasuk membagikan air kepada masyarakat saat musim kemarau.

Tim Pemadam Sukarelawan Timur (PST) yang terlibat membantu penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Dok. PST
Arif mengakui pemadam 'swasta' kerap menghadapi tantangan dari segi sarana dan prasarana. Ia mengapresiasi dukungan warga, pemerintah, dan dunia usaha yang telah mendukung aktivitas relawan pemadam karhutla.
"Kami juga mendapat dukungan dari Pertamina berupa pelatihan dan menjadi salah satu pemadam yang akan menangani jika aset-aset mereka terbakar," katanya.