Mamdani dan Giuliani Berinteraksi di Lokasi Peringatan 9/11

Wali Kota New York Zohran Mamdani interaksi dengan Rudy Giuliani. Foto: The New York Post

Mamdani dan Giuliani Berinteraksi di Lokasi Peringatan 9/11

Fajar Nugraha • 12 September 2026 06:41

New York: Menjadi momen yang sarat akan simbolisme sekaligus beban masa lalu di saat perayaan serangan 9/11 di New York, Amerika Serikat (AS).

Di Ground Zero pada Jumat 11 September 2026 sosok mantan wali kota New York City dan wali kota saat ini bertemu dengan sikap waspada dan suasana yang canggung.

Di sana berdiri Rudolph W. Giuliani -,sosok yang dulu menjadi simbol respons kota tersebut terhadap peristiwa 9/11 namun kini kerap menyebarkan teori konspirasi sayap kanan,- yang sebelumnya menyatakan bahwa wali kota yang sedang menjabat, Zohran Mamdani, seharusnya tidak menghadiri upacara peringatan 25 tahun serangan teror 11 September.

Tiba-tiba, sosok yang menjadi sasaran kemarahan Giuliani, yaitu Mamdani, menghampirinya di lokasi tersebut. Sebenarnya, Mamdani bisa saja terus berjalan melewatinya dan membalas sikap ketus dengan sikap serupa. Namun, keduanya justru saling mengulurkan tangan.

Kamera hanya menangkap ucapan Giuliani dalam interaksi singkat tersebut, yang terdengar seperti: "Saya akan mendoakan Anda. Ini pekerjaan yang sangat berat."

Perwakilan Giuliani membenarkan bahwa ia mengatakan kepada Mamdani bahwa ia "sedang mendoakannya." Staf Mamdani mengatakan bahwa mantan wali kota itu juga menyebut pekerjaan tersebut sebagai tugas yang berat.

Dengan demikian, tampaknya sikap santun Mamdani memunculkan sisi lain dari Giuliani: sosok yang penuh hormat dan, sepertinya, sedikit melunak.

Beberapa jam setelah upacara peringatan, seorang staf Giuliani mengatakan bahwa mantan wali kota itu memang berniat menjabat tangan Mamdani dan mengklaim dialah yang memulai pertemuan tersebut. Staf Mamdani membenarkan keterangan itu.

Saat ditanya mengenai interaksi tersebut ketika hendak meninggalkan lokasi peringatan 9/11, Mamdani tidak mengungkapkan apa yang sebenarnya dikatakan.

"Dia menghampiri, lalu kami berdua saling mengulurkan tangan dan bertukar sapaan ramah," ujar Mamdani, seperti dikutip dari The New York Post, Sabtu 12 September 2026.

“Menurut saya, fokus kita semua tertuju pada keluarga korban dan para petugas tanggap darurat; kita hadir di sini untuk mendengarkan nama-nama mereka yang telah tiada akibat peristiwa 25 tahun silam, serta menyimak bagaimana pihak keluarga terus tegar menghadapinya. Saya sungguh kagum atas segala hal yang telah diberikan oleh keluarga-keluarga ini kepada kita,” imbuh Mamdani.

Para staf Mamdani mengatakan bahwa sang wali kota telah memutuskan sejak beberapa bulan lalu untuk tidak mengalihkan perhatian kepada dirinya sendiri, melainkan tetap memusatkan perhatian pada keluarga korban, petugas tanggap darurat, serta mereka yang menderita penyakit akibat peristiwa 9/11.

(Fajar Nugraha)