Ketua Baznas Noor Achmad. Foto: Antara
Layanan Zakat hingga Sedekah Mesti Optimal di Bulan Ramadan
M Sholahadhin Azhar • 18 February 2026 18:10
Jakarta: Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Noor Achmad menginstruksikan seluruh jajarannya mengoptimalkan seluruh layanan pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, sedekah (ZIS). Khususnya, selama Ramadhan 1447 Hijriah.
"Jangan sampai ada anak yatim yang kekurangan, orang miskin yang merasa kurang, apalagi ada yang kelaparan dan tidak bisa berbuka atau sahur dengan baik," kata Noor Achmad dikutip dari Antara, Rabu, 18 Februari 2026.
Noor menekankan, tugas amil zakat tidak hanya memfasilitasi orang-orang yang berkelebihan harta untuk menunaikan zakat, tetapi juga melakukan tathhir (pensucian harta), tazkiyah (penyucian jiwa), serta mendoakan para muzaki.
Menurut dia, peran tersebut merupakan amanah mulia karena berkontribusi langsung dalam menghadirkan keadilan sosial di tengah masyarakat.
"Ramadhan bagi kita (amil) semua adalah ajang perjuangan, ajang jihad, bagaimana kita memfasilitasi dari orang-orang kaya kepada orang-orang miskin," ujar Noor Achmad.
Senada, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kementerian Agama (Kemenag) RI Waryono Abdul Ghafur menyatakan pihaknya mendorong optimalisasi pengelolaan zakat agar berjalan sesuai amanat Undang-Undang Pengelolaan Zakat.
Menurutnya, terdapat dua tujuan utama pengelolaan zakat, yakni pelayanan yang efektif dan efisien serta kontribusi nyata terhadap pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan mustahik.

Ketua Baznas Noor Achmad. Foto: Antara
"Indikator keberhasilan lembaga zakat bukan hanya pada besarnya penghimpunan, tetapi sejauh mana zakat mampu mengurangi kemiskinan dan mentransformasi mustahik menjadi muzaki," ucap Waryono.
Lebih lanjut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh menegaskan, pentingnya kesiapan administratif dan substantif para amil zakat dalam melayani muzaki.
Ia juga menekankan Ramadhan merupakan momentum syiar yang perlu diperkuat melalui kolaborasi dan inovasi layanan zakat di ruang publik.
"Zakat harus berdampak, Ramadhan harus semarak melalui jejaring. Salah satunya dengan menyiarkan aktivitas Ramadhan di fasilitas keagamaan dan ruang publik," tutur Asrorun Niam Sholeh.