Pembagian Daging Kurban di Sleman Diimbau Pakai Kemasan Ramah Lingkungan

Ilustrasi pembagian daging kurban menggunakan besek. (Antara foto/ Syaiful Arif)

Pembagian Daging Kurban di Sleman Diimbau Pakai Kemasan Ramah Lingkungan

Silvana Febiari • 21 May 2026 22:20

Sleman: Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengimbau masyarakat dan takmir masjid menggunakan kemasan ramah lingkungan saat pembagian daging kurban. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi limbah plastik.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman Sugeng Riyadi mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman untuk penyediaan kemasan dalam bentuk besek karena ramah lingkungan. Besek adalah kerajinan berbahan baku bambu yang dianyam.

"Kemasan besek ini disamping ramah lingkungan, harapannya dari Disperindag ini juga akan meningkatkan omzet perajin-perajin besek. Ini nanti bisa diambil di sana. Yang jelas, kami dari sisi kami silakan untuk ini bisa nanti menjadi alternatif untuk wadah ataupun kemasan daging hewan kurban. Kami juga mengharapkan atau meminta untuk tidak menggunakan kemasan plastik sekali pakai," kata dia, dilansir dari Antara, Kamis, 21 Mei 2026.
 


Ia menyarankan penggunaan daun jati sebagai pembungkus daging kurban. Pada musim seperti sekarang, daun jati berukuran lebar dinilai cocok digunakan sebagai kemasan alami.

"Alternatif ini bisa dipertimbangkan untuk kemasan pembungkus untuk wadah daging kurban," ucapnya.

Selain itu, katanya, ada kemasan-kemasan disediakan, yakni kemasan yang bisa dipakai berkali-kali. Meskipun kemasan "tin wall" juga tidak serta-merta umurnya panjang tetapi kalau memang itu sudah tidak layak lagi, saatnya dimusnahkan atau tidak dipakai lagi.

"Setidaknya ini sudah mengurangi dari timbulan sampah plastik yang ketika kebanyakan kita seringkali dari sisi praktisnya itu adalah plastik. Tetapi kami dari Dinas Lingkungan Hidup mengajak kepada masyarakat pada penyelenggara penyembelihan wadah kurban untuk penggunaan kantong plastik sekali pakai ini untuk dihindari," jelasnya.


Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman Sugeng Riyadi. ANTARA/Sutarmi


Saat ini, DLH sedang menyusun draf surat edaran tentang pembagian daging kurban bebas plastik dan ramah lingkungan. Hal ini untuk mengurangi sampah plastik di Sleman yang kondisinya terus meningkat.

"Sekali lagi, kita ada beberapa alternatif untuk penggunaan kemasan ramah lingkungan mulai dari besek, kemudian daun jati, kemudian tadi 'tin wall' yang bisa digunakan ulang ataupun kemasan yang lain ramah lingkungan. Ini dari sisi kemasan ketika nanti pembagian daging kurban kepada masyarakat seperti itu. Harapan kami nanti bisa terlaksana dan itu sekaligus bisa memberikan edukasi kepada masyarakat penyelenggaraan kurban tahun 2026 ini yang ramah lingkungan," paparnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)