Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. ANTARA/Nur Imansyah.
Masih Suspend 1.152 SPPG, BGN: Tak Ada Kompromi untuk Standar MBG!
Achmad Zulfikar Fazli • 25 May 2026 14:43
Jakarta: Badan Gizi Nasional (BGN) masih menangguhkan atau suspend 1.152 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Penghentian operasional sementara ini dilakukan sebagai upaya perbaikan menyeluruh demi menjaga mutu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional.
"Tidak ada kompromi terhadap standar kualitas Program MBG. Seluruh SPPG wajib memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan agar layanan yang diberikan benar-benar aman, sehat, dan berkualitas bagi masyarakat," ujar Kepala BGN Dadan Hindayana di Jakarta, dilansir dari Antara, Senin, 25 Mei 2026.
Dalam proses evaluasi dan pengetatan standar operasional, BGN mencatat 4.581 SPPG telah dihentikan sementara operasionalnya sejak awal 2025 hingga saat ini untuk menjalani proses peningkatan kualitas dan penyesuaian standar pelayanan. Dari total tersebut, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik. Sedangkan, 1.152 SPPG masih melakukan berbagai penyesuaian standar operasional.
Dadan mengemukakan Surat Peringatan (SP) telah diberikan kepada sejumlah SPPG karena infrastruktur yang belum memenuhi standar, belum tersedianya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta belum adanya pendaftaran Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
"SPPG yang telah melakukan pembenahan dan memenuhi seluruh standar akan diberikan kesempatan untuk kembali beroperasi. Kami ingin memastikan kualitas program terus meningkat dari waktu ke waktu," ucap Dadan.
_%20Foto-%20Metrotvnews_com_Hendrik.jpg)
Ilustrasi makan bergizi gratis. Metrotvnews.com/Hendrik
Baca Juga:
Program MBG Jangkau 62,4 Juta Penerima Manfaat dan Penggerak Ekonomi Daerah |
Dadan menegaskan SPPG yang masih dalam proses perbaikan merupakan mitra yang berkontribusi besar pada tahap awal pelaksanaan Program MBG. Oleh karena itu pemerintah tetap memberikan ruang dan kesempatan bagi mereka untuk terus berkontribusi setelah melakukan penyesuaian terhadap standar kualitas terbaru.
"Kami menghargai kontribusi para mitra SPPG sejak awal program berjalan. Oleh karena itu, proses pembinaan dan perbaikan dilakukan agar mereka dapat kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik dan sesuai standar nasional," tutur Kepala BGN Dadan Hindayana.