Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Foto: ANTARA/HO-Divisi Humas Polri.
Kapolri: Ojol dan Buruh Penopang Stabilitas Nasional
Fachri Audhia Hafiez • 8 March 2026 13:40
Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak komunitas pengemudi ojek online (ojol) dan elemen buruh untuk bersama-sama menjaga persatuan serta stabilitas nasional. Langkah ini dinilai krusial guna merespons dinamika situasi global yang kian memanas dan berpotensi berdampak pada kondisi keamanan serta ekonomi di dalam negeri.
"Dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional," kata Listyo dalam keterangannya saat menghadiri apel kamtibmas di Kota Palembang, dilansir Antara, Minggu, 8 Maret 2026.
Listyo menegaskan bahwa buruh dan ojol memiliki peran strategis sebagai motor penggerak roda produksi serta penghubung sektor UMKM dengan konsumen. Guna mendukung peran tersebut, Polri memastikan akan terus memperkuat perlindungan bagi mereka, termasuk instruksi kepada para Kapolda untuk menyediakan fitur keamanan digital.
"Saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan," tegas Jenderal bintang empat tersebut.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (tengah). Foto: ANTARA/HO-Divisi Humas Polri.
Selain aspek keamanan di jalan raya, Kapolri menyampaikan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan melalui penyesuaian UMP 2026 dan penguatan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan. Polri juga membuka akses layanan kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara serta memperkuat Desk Ketenagakerjaan di tingkat Polda hingga Polres.
"Sehingga permasalahan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat," ucap Listyo.