Masjid Al-Azhar Targetkan Penerimaan 12 Sapi dan 50 Kambing Kurban

Ilustrasi hewan kurban. Foto: Medcom.id.

Masjid Al-Azhar Targetkan Penerimaan 12 Sapi dan 50 Kambing Kurban

Anggi Tondi Martaon • 26 May 2026 12:01

Jakarta: Pengelola Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta Selatan, melaksanakan pemotongan hewan kurban pada Iduladha 1447 Hijriah. Pengelola menargetkan penerimaan 12 ekor sapi dan 50 ekor kambing hari raya kurban tahun ini.

“Kami targetkan 50 ekor kambing dan 12 ekor sapi,” kata Kepala Kantor Masjid Agung Al-Azhar, Tatang Komara, dikutip dari Antara, Selasa, 26 Mei 2026.

Sampai dengan saat ini, pihaknya telah menerima sembilan ekor sapi dan 35 ekor kambing. Tatang optimis jumlah penerimaan hewan kurban tersebut masih berpotensi bertambah hingga satu hari menjelang Idul Adha.

Dia juga memastikan seluruh hewan kurban yang diterima itu telah melalui pemeriksaan kesehatan. Hewan kurban yang diterima juga sudah dilengkapi surat keterangan bebas penyakit.

“Untuk sapi-sapi yang masuk, kita sudah punya surat kesehatan bahwa sapi itu sehat dan bebas dari antraks dan lain-lain,” ujar Tatang.

Selain itu, pihak masjid menghadirkan dokter hewan saat proses penyembelihan berlangsung. Hal itu dilakukan memastikan kondisi organ hewan kurban aman dikonsumsi.

Tatang menambahkan pengawasan hewan dilakukan selama 24 jam. Pengawasan dilakukan oleh petugas khusus yang merawat hewan kurban di area masjid tersebut.

Selain itu, pihaknya menyiapkan sistem pengelolaan limbah hewan kurban ramah lingkungan saat Iduladha 1447 Hijriah. Limbah, seperti isi perut, usus serta kotoran hewan akan dibuang ke dalam lubang khusus yang telah disiapkan oleh panitia.

Masjid Agung Al Azhar. Foto: Istimewa.

Tatang mengatakan lubang khusus tersebut telah diberikan cairan penghancur. Sehingga limbah cepat terurai dan tidak menimbulkan bau menyengat.

“Lubang itu kita sudah siapkan, dikasih obat untuk penghancur, kemudian nanti kalau sudah masuk semua, kita tutup,” ungkap Tatang.

Selain mengurangi bau tidak sedap, Tatang mengungkapkan cara tersebut dilakukan untuk menjaga lingkungan sekitar tetap bersih dan sehat selama berlangsungnya proses penyembelihan hewan kurban. 

(Anggi Tondi)