Jepang akan mengirim personel militer ke misi NATO pendukung Ukraina di Jerman untuk pertama kalinya. (Anadolu Agency)
Jepang untuk Pertama Kalinya Kirim Personel Militer ke Misi NATO untuk Ukraina
Muhammad Reyhansyah • 29 May 2026 19:03
Tokyo: Jepang untuk pertama kalinya akan mengirim personel militer ke misi Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO yang mendukung Ukraina di Jerman.
Menurut laporan Kyodo News yang dikutip Anadolu, Jumat, 29 Mei 2026, Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan empat anggota Pasukan Bela Diri Jepang akan ditempatkan di markas NATO Security Assistance and Training for Ukraine di Wiesbaden, Jerman barat, mulai Senin mendatang dengan masa penugasan selama satu tahun.
Personel yang dikirim terdiri dari dua anggota Pasukan Bela Diri Darat, satu anggota Pasukan Bela Diri Maritim, dan satu anggota Pasukan Bela Diri Udara.
Menurut kementerian tersebut, para perwira itu akan bertugas terutama dalam koordinasi dan penghubung terkait dukungan militer serta kegiatan pelatihan untuk Ukraina.
Pemerintah Jepang menegaskan personel yang ditempatkan tidak akan terlibat dalam operasi tempur dan tidak menghadapi kemungkinan keterlibatan langsung dalam pertempuran.
Tokyo menyatakan penugasan tersebut bertujuan memperkuat kemampuan pertahanan Jepang melalui pembelajaran dari perang di Ukraina, khususnya mengenai perkembangan bentuk-bentuk peperangan modern yang muncul dalam konflik Rusia-Ukraina.
Kementerian Pertahanan juga menyebut langkah itu sebagai bagian dari upaya memperdalam kerja sama antara Jepang dan NATO di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa tantangan keamanan di Eropa dan kawasan Indo-Pasifik semakin saling terkait.
Baca juga: Jepang Sebut Kritik Rusia soal Penguatan Militer 'Menggelikan'