Yaman Perkuat Kerja Sama dengan Koalisi Arab Saudi untuk Hadapi Houthi

Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman, Rashad al-Alimi. (Anadolu Agency)

Yaman Perkuat Kerja Sama dengan Koalisi Arab Saudi untuk Hadapi Houthi

Willy Haryono • 25 July 2026 15:28

Aden: Pemerintah Yaman menegaskan kembali komitmennya untuk bekerja sama dengan koalisi militer pimpinan Arab Saudi dan mitra internasional guna menghadapi ancaman dari kelompok Houthi serta menjaga keamanan jalur pelayaran strategis di kawasan.

Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden (PLC) Yaman, Rashad al-Alimi, dalam pernyataannya di platform X pada Sabtu, 25 Juli 2026, mengatakan kerja sama tersebut juga akan difokuskan pada pemberantasan terorisme, penyelundupan, dan kejahatan terorganisasi.

"Ini merupakan tanggung jawab nasional sekaligus komitmen yang tidak tergoyahkan terhadap keamanan Yaman, kawasan, dan perdamaian dunia," kata al-Alimi, seperti dilansir dari Anadolu Agency.

Ia menuduh kelompok Houthi dan para pendukungnya menggagalkan peluang deeskalasi serta menyeret Yaman ke dalam krisis yang berulang demi kepentingan agenda Iran.

Menurut al-Alimi, aspirasi rakyat Yaman untuk membangun negara yang berlandaskan martabat, keamanan, dan stabilitas tidak akan menjadi alat tawar-menawar dalam konflik.

Ia juga mengatakan kelompok Houthi tidak memiliki pilihan selain menghormati kehendak rakyat Yaman.

Al-Alimi memperingatkan bahwa eskalasi yang terus berlanjut hanya akan menguras sumber daya Yaman tanpa mengurangi tekad pemerintah untuk mengakhiri pemberontakan Houthi dan memulihkan kewenangan negara di seluruh wilayah.

Pernyataan tersebut disampaikan sehari setelah koalisi pimpinan Arab Saudi mengonfirmasi telah melancarkan serangan militer yang disebutnya sebagai respons proporsional terhadap sasaran militer Houthi di Provinsi Al Hudaydah.

Menurut koalisi, operasi itu dilakukan setelah ketegangan meningkat menyusul ancaman Houthi untuk melarang kapal-kapal yang memiliki kaitan dengan Arab Saudi melintasi Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab.

Sebelumnya, Houthi mengumumkan larangan pelayaran menuju Arab Saudi melalui jalur laut tersebut. Sebagai tanggapan, koalisi Saudi berjanji memberikan respons yang "tegas dan kuat" serta mulai mengambil langkah-langkah untuk melindungi kapal-kapal yang melintas di Selat Bab al-Mandab.

Baca juga:  Arab Saudi Gempur Situs Militer di Hodeidah, Houthi Ancam Balas Serangan

(Willy Haryono)