AS Tegaskan Dukungan kepada Yaman di Tengah Eskalasi Serangan Houthi

AS menegaskan dukungannya kepada pemerintah Yaman di tengah meningkatnya serangan Houthi. (Anadolu Agency)

AS Tegaskan Dukungan kepada Yaman di Tengah Eskalasi Serangan Houthi

Muhammad Reyhansyah • 10 August 2026 13:03

Washington: Amerika Serikat (AS) kembali menegaskan dukungannya kepada pemerintah Yaman dalam menghadapi serangan kelompok Houthi, di tengah meningkatnya konflik yang kembali memanas dalam beberapa pekan terakhir.

Penegasan itu disampaikan Kuasa Usaha Kedutaan Besar AS untuk Yaman, Neil Hop, saat bertemu Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman Rashad al-Alimi di Riyadh, Arab Saudi, pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Dalam pernyataan yang diunggah melalui platform X, Misi AS untuk Yaman menyebut Hop menyampaikan prioritas kebijakan Presiden Donald Trump, termasuk memperkuat kerja sama dengan Yaman di bidang keamanan maritim dan kontraterorisme.

“Dukungan Washington terhadap upaya menghadapi apa yang disebut sebagai "agresi Houthi yang didukung Iran", yang dinilai mengancam Yaman dan mitra-mitra AS di kawasan,” kata Hop, dikutip dari Anadolu, Senin, 10 Agustus 2026

Pertemuan tersebut berlangsung ketika pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan Houthi meningkat tajam hingga mencapai tingkat yang belum terlihat sejak gencatan senjata yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berlaku pada 2022.

Sebelumnya pada hari yang sama, sedikitnya tujuh warga sipil tewas dan sekitar 35 lainnya terluka dalam serangan Houthi yang menyasar Pelabuhan Mokha di dekat Selat Bab al-Mandab serta kawasan permukiman di sekitarnya, menurut media resmi pemerintah Yaman.

Pasukan pemerintah mengklaim berhasil menembak jatuh 11 drone Houthi yang digunakan dalam serangan tersebut serta menghancurkan sebuah kapal berisi bahan peledak yang diduga hendak menyerang pelabuhan.

Pertempuran di berbagai wilayah Yaman kembali meningkat sejak bulan lalu dan telah menimbulkan puluhan korban jiwa maupun luka-luka di kedua belah pihak.

Baca juga:  Houthi Kembali Serang Pelabuhan Mokha dengan Rudal dan Drone, 11 Orang Tewas

(Willy Haryono)