Kru dan pemeran film pendek Autosave. Foto: Istimewa.
Film Pendek Indonesia Terpilih di World Premiere Asian Film Festival 2026
M Sholahadhin Azhar • 16 July 2026 16:42
Jakarta: Film pendek Indonesia berjudul 'Autosave' terpilih untuk melakukan world premiere di 25th New York Asian Film Festival (NYAFF) 2026. Ajang tersebut merupakan salah satu festival film internasional penting yang berfokus pada sinema Asia.
"Autosave merupakan film pendek fiksi naratif berdurasi 15 menit 30 detik yang mengangkat tema kehilangan, memori, hubungan ayah dan anak, serta keberanian untuk melanjutkan hidup," kata Produser Eksekutif Autosave Khaerun Zuhry, dalam keterangan tertulis, Kamis, 16 Juli 2026.
Diproduksi oleh ADEPTLAB, film ini disutradarai oleh Imanuel Bolaman, diproduseri Martin Simbolon, dengan M. Khaerun Zuhry Radjilun sebagai Executive Producer. Zuhry mengatakan film ini diperkuat jajaran aktor Indonesia, yaitu Dru Prawiro Sasono sebagai Bintang Remaja, Den Bagus Sasono sebagai Bintang Kecil, Dwi Sasono sebagai Papa, dan Litany Audrey Nainggolan sebagai Mama.
"Kehadiran para aktor ini memperkuat lapisan emosional Autosave, terutama dalam menggambarkan relasi keluarga, kehilangan, dan memori masa kecil yang menjadi inti cerita film," kata Zuhry.
Autosave bercerita tentang Bintang, seorang remaja berusia 19 tahun yang kehilangan ayahnya saat masih berusia sebelas tahun. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali membuka sebuah game konsol yang dulu sering ia mainkan bersama sang ayah, tetapi tidak pernah sempat mereka selesaikan.
"Melalui game tersebut, Bintang kembali berhadapan dengan kenangan, rasa kehilangan, dan keberanian untuk berdamai dengan masa lalu," kata Zuhry.
Di sisi lain, Zuhry menyebut NYAFF edisi ke-25 berlangsung pada 10–26 Juli 2026 di New York, termasuk di Film at Lincoln Center, SVA Theatre, IFC Center, Anthology Film Archives, dan Korean Cultural Center New York. Festival ini juga disebut sebagai salah satu festival utama di Amerika Utara untuk sinema Asia.
Lineup NYAFF tahun ini, kata Zuhry, turut menghadirkan sejumlah film besar dari sinema Asia, salah satunya Colony karya Yeon Sang-ho, sutradara Train to Busan. Film tersebut menjadi film pembuka NYAFF 2026 dengan status North American Premiere.
.jpg)
Ilustrasi film. Freepik.
"Autosave terpilih melalui proses kurasi internasional yang kompetitif dan masuk dalam lineup resmi 25th New York Asian Film Festival 2026. Film ini dijadwalkan tayang pada 12 Juli 2026 pukul 12.00 di Walter Reade Theater, Film at Lincoln Center, dalam Shorts Program: Lost & Found, bersama sejumlah film pendek pilihan lainnya," kata Zuhry.
Pencapaian ini, kata dia, menjadi langkah penting bagi ADEPTLAB dan generasi baru filmmaker Indonesia untuk membawa cerita personal Indonesia ke panggung internasional. Melalui Autosave, cerita lokal tentang kehilangan, keluarga, dan memori hadir dalam bahasa sinema yang dekat, emosional, dan dapat dirasakan oleh audiens global.
Menurut Zuhry, empat perwakilan ADEPTLAB akan hadir di New York untuk mewakili film ini. Mereka adalah Imanuel Bolaman sebagai sutradara, M. Khaerun Zuhry Radjilun sebagai Executive Producer, Dru Prawiro sebagai Lead Actor, dan Wijanara Dyota sebagai Cinematographer.