Cuaca Ekstrem Intai Warga Sultra Beberapa Hari ke Depan

Ilustrasi-Peta satelit cuaca. (tangkapan layar)

Cuaca Ekstrem Intai Warga Sultra Beberapa Hari ke Depan

Lukman Diah Sari • 9 April 2026 13:33

Kendari: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Tenggara (Sultra), untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di darat, serta peningkatan kecepatan angin di perairan. Potensi cuaca ekstrem itu diprakirakan terjadi hingga beberapa hari ke depan. 

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim BMKG Kendari Faizal Habibie menyampaikan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di 11 wilayah kabupaten dan kota.

"Kami sampaikan peringatan dini untuk wilayah Kendari, Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur, Bombana, Muna, Muna Barat, dan Buton Utara, terutama pada siang hingga sore hari," kata Faizal Habibie, saat dihubungi di Kendari, Kamis, 9 April 2026, melansir Antara.


Ilustrasi hujan lebat. ANTARA FOTO

Sementara itu, untuk kondisi di wilayah perairan, BMKG mencatat pola angin umumnya bertiup dari barat daya hingga barat lautdengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 15 knot. Dia menyebut bahwa kecepatan angin tertinggi diprakirakan mencapai 20 knot atau 5 skala beaufort.

Faizal mengungkapkan, kecepatan angin tinggi tersebut berpotensi terjadi di wilayah Teluk Bone, Perairan Wakatobi, dan Laut Banda Timur Wakatobi. Meski demikian, tinggi gelombang di wilayah perairan Sultra secara umum masih dalam kategori rendah, yakni berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.

"Prakiraan cuaca maritim ini berlaku mulai tanggal 9 hingga 12 April 2026. BMKG mengingatkan para pengguna jasa transportasi laut dan nelayan untuk tetap memperhatikan kondisi angin kencang tersebut demi keselamatan pelayaran," ungkap Faizal.

Dia menjelaskan, untuk untuk suhu udara di wilayah Sultra, BMKG mencatat berada pada kisaran 24 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembaban udara 60 hingga 95 persen. Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini melalui laman resmi BMKG di cuaca.bmkg.go.id untuk wilayah daratan dan maritim.bmkg.go.id untuk informasi wilayah perairan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)