Program peningkatan literasi anak-anak. Foto: Istimewa
Literasi Anak Pulau Rinca Ditingkatkan lewat Buku dan Sarana Belajar
M Sholahadhin Azhar • 3 June 2026 21:25
Jakarta: Literasi anak-anak di Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditingkatkan lewat buku dan sarana belajar. Fasilitas itu diberikan Permodalan Nasional Madani (PNM), melalui program Ruang Pintar Pojok Baca Rinca.
“Yang saya lihat, PNM datang bukan hanya untuk memberikan pembiayaan kepada ibu-ibu atau membantu usaha masyarakat di sini. Tapi mereka juga memikirkan anak-anaknya. Itu yang menurut saya berbeda, karena pendidikan dan literasi anak-anak di pulau seperti Rinca juga perlu diperhatikan,” ujar penggerak literasi Pulau Rinca, Irka, dalam keterangan yang dikutip Rabu, 3 Juni 2026.
Irka ikut terlibat mengembangkan fasilitas itu. Irka mengatakan kehadiran program tersebut memberikan perhatian terhadap aspek pendidikan yang selama ini belum banyak menjadi sorotan.
Menurut Irka, anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi ketika ruang baca mulai dilengkapi dengan berbagai buku dan sarana belajar yang lebih memadai.
“Anak-anak di sini sebenarnya punya rasa ingin tahu yang besar. Ketika ada tempat belajar yang dibuat nyaman dan menyenangkan, mereka senang sekali datang, membaca, bahkan sekadar berkumpul untuk belajar bersama. Bantuan dari PNM ini membuat mereka punya ruang baru untuk bermimpi,” katanya.
Ruang Pintar Pojok Baca Rinca dilengkapi dengan berbagai koleksi bacaan anak, buku pengetahuan umum, cerita bergambar, serta fasilitas pendukung yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar bersama.
Selain menjadi tempat membaca, ruang tersebut diharapkan dapat menjadi sarana anak-anak untuk berdiskusi, bermain edukatif, dan mengenal berbagai pengetahuan baru.

Program peningkatan literasi anak-anak. Foto: Istimewa
Kehadiran ruang literasi seperti ini dinilai dapat melengkapi upaya peningkatan kualitas pendidikan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), khususnya dalam menumbuhkan minat baca dan memperluas wawasan anak-anak.
Melalui inisiatif tersebut, PNM berharap dapat turut mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih inklusif dan mendorong tumbuhnya semangat belajar generasi muda di berbagai daerah Indonesia.