Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul. Foto: Anadolu
Jerman Minta Tiongkok Bujuk Iran Masuk Perundingan Damai dengan AS
Muhammad Reyhansyah • 3 April 2026 22:05
Berlin: Jerman mendesak Tiongkok menggunakan pengaruhnya untuk membujuk Iran agar bersedia melakukan perundingan dengan Amerika Serikat (AS) guna mengakhiri perang dan memulihkan kebebasan pelayaran di Selat Hormuz.
Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul menyampaikan seruan tersebut setelah melakukan percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi. Ia mengatakan Berlin dan Beijing memiliki kekhawatiran mendalam terhadap krisis yang semakin meningkat di Timur Tengah.
“Tiongkok dapat menggunakan pengaruhnya terhadap Iran secara konstruktif untuk mencapai solusi melalui perundingan dan penghentian permusuhan terhadap negara-negara Teluk,” kata Wadephul melalui media sosial, seperti dikutip Anadolu, Jumat, 3 April 2026.
Ia menekankan bahwa dialog erat antara Jerman dan Tiongkok tetap penting di tengah situasi global yang penuh tantangan, serta menambahkan bahwa kedua negara berkomitmen untuk segera mengakhiri konflik dan menjaga kebebasan serta keamanan pelayaran internasional.
“Jerman dan Tiongkok sama-sama ingin memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz,” ujarnya.
“Kami sepakat bahwa negara mana pun tidak boleh mengendalikan jalur pelayaran atau memberlakukan tarif untuk melintas,” lanjutnya.
Sementara itu, Wang mengatakan kepada mitranya dari Jerman bahwa serangan udara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran tidak mendapatkan otorisasi dari Dewan Keamanan PBB dan “jelas melanggar hukum internasional”, menurut kantor berita pemerintah Xinhua.
Wang juga menyerukan agar “kedaulatan dan keamanan” negara-negara Teluk dihormati, serta agar warga sipil dan target non-militer mendapatkan perlindungan yang diperlukan.
“Keamanan jalur pelayaran, serta fasilitas energi dan infrastruktur, juga harus dilindungi,” tambahnya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com