Antisipasi Harga BBM Naik, MRPTNI: Kampus Susun Kebijakan Hemat Energi

Ilustrasi Pexels

Antisipasi Harga BBM Naik, MRPTNI: Kampus Susun Kebijakan Hemat Energi

Muhamad Marup • 31 March 2026 14:42

Jakarta: Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) diprediksi naik sejak 1 April 2026. Hal terjadi merupakan salah satu dampak krisis energi atas terjadinya Konflik Timur Tengah antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.

Pemerintah juga menyiapkan berbagai solusi terkait penghematan energi di berbagai bidang, termasuk sektor pendidikan. Menanggapi hal tersebut, Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), Eduart Wolok, mengatakan, kampus mendukung kebijakan tersebut dan sedang menyusun kebijakan terkait penghematan energi.

"Prinsipnya kita tetap mendukung gerakan hemat energi itu dan saat ini sementara (kebijakan) disusun," ujar Eduart, usai konferensi pers pengumuman SNBP 2026, di Jakarta, Selasa, 31 Maret 2026.

Dia menjelaskan, para rektor PTN sudah berkoordinasi terkait kebijakan tersebut. Menurutnya, meski belum ada keputusan final, masing-masing perguruan tinggi akan menerapkan kebijakan tersebut secara berbeda.

"Bisa saja antar perguruan tinggi akan berbeda penerapannya, tapi kebijakannya sama," jelasnya.


Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), Eduart Wolok. Foto Metrotvnews.com/Marup

Terkait pembelajaran jarak jauh (PJJ), Eduart menyebut, kampus kesulitan jika menjalankan 100 persen sebagai kebijakan. Hal tersebut mempertimbangkan mata kuliah praktikum.

"Di perguruan tinggi itu kalau kita lakukan PJJ 100 persen sulit karena ada kuliah terkait praktikum," ucapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Muhamad Marup)