Evakuasi massal penumpang kapal MV Hondius yang terdampak hantavirus dimulai di dekat Kepulauan Canary, Spanyol, Minggu, 10 Mei 2026. (Anadolu Agency)
Kapal Pesiar Terdampak Hantavirus Tiba di Pulau Spanyol, Evakuasi Massal Dimulai
Willy Haryono • 10 May 2026 14:56
Madrid: Sebuah kapal pesiar yang terdampak wabah hantavirus tiba di lepas pantai Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, pada Minggu, 10 Mei 2026.
Kedatangan kapal tersebut memicu operasi evakuasi internasional dengan pengawasan ketat yang melibatkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), otoritas Spanyol, dan sejumlah pemerintah negara.
Kapal MV Hondius yang dioperasikan Oceanwide Expeditions membawa lebih dari 140 orang dari lebih 20 negara.
Dikutip dari India Today, kapal MV Hondius tidak bersandar di pelabuhan dan tetap berlabuh di lepas pantai. Penumpang serta sebagian awak dievakuasi menggunakan perahu kecil secara bertahap.
Otoritas setempat menyatakan saat ini tidak ada penumpang maupun awak kapal yang menunjukkan gejala hantavirus. Namun, tiga orang dilaporkan meninggal sejak wabah terjadi, sementara lima penumpang yang sebelumnya turun dari kapal dinyatakan positif terinfeksi virus tersebut.
Pemeriksaan Gejala Hantavirus
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus bersama menteri kesehatan dan menteri dalam negeri Spanyol turut mengawasi proses evakuasi.Pemerintah Spanyol menegaskan penumpang dan awak kapal yang dievakuasi tidak akan melakukan kontak dengan masyarakat setempat.
Setiap orang yang turun dari kapal akan menjalani pemeriksaan gejala dan hanya dievakuasi setelah penerbangan carter menuju negara tujuan siap diberangkatkan.
Direktur Departemen Manajemen Epidemi dan Pandemi WHO, Maria Van Kerkhove, mengatakan seluruh proses evakuasi penerbangan ditargetkan selesai pada Minggu dan Senin.
Amerika Serikat dan Inggris telah menyetujui pengiriman pesawat untuk mengevakuasi warga negaranya. Penumpang asal AS akan dikarantina di fasilitas medis di Nebraska setelah tiba di negaranya.
Evakuasi Massal
Otoritas Spanyol juga menyatakan seluruh penumpang warga negara Spanyol akan dipindahkan ke fasilitas medis dan menjalani karantina. Oceanwide Expeditions mencatat terdapat 13 penumpang dan satu awak kapal asal Spanyol di atas kapal tersebut.Dalam proses evakuasi, penumpang diminta meninggalkan seluruh bagasi mereka dan hanya diperbolehkan membawa tas kecil berisi dokumen, telepon seluler, dan pengisi daya.
Pejabat kesehatan menjelaskan hantavirus umumnya menyebar melalui partikel yang terkontaminasi kotoran hewan pengerat dan terhirup manusia. Penularan antarmanusia tergolong jarang, meski varian Andes yang dikaitkan dengan wabah ini disebut dapat menyebar antarmanusia dalam kasus tertentu.
Gejala penyakit dapat muncul antara satu hingga delapan minggu setelah paparan.
Sejumlah awak kapal, bersama jenazah seorang penumpang yang meninggal di atas kapal, akan tetap berada di MV Hondius saat kapal melanjutkan pelayaran menuju Belanda untuk menjalani proses disinfeksi.
Baca juga: Dirjen WHO Turun Tangan Tangani Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius