Dirjen WHO Turun Tangan Tangani Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Anadolu Agency)

Dirjen WHO Turun Tangan Tangani Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius

Willy Haryono • 9 May 2026 08:33

Madrid: Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus akan melakukan perjalanan ke Tenerife, pulau terbesar di Kepulauan Canary milik Spanyol di lepas pantai Afrika Barat, untuk mengoordinasikan evakuasi penumpang dari kapal pesiar yang terdampak wabah hantavirus.

Laporan tersebut disampaikan media penyiaran publik Irlandia, RTE, pada Jumat kemarin dengan mengutip sumber dari Kementerian Dalam Negeri Spanyol.

Tedros akan bergabung dengan menteri kesehatan dan menteri dalam negeri Spanyol di pos komando di pulau tersebut "untuk memastikan koordinasi antaradministrasi, pengendalian kesehatan, dan penerapan protokol pengawasan serta respons yang telah direncanakan."

Otoritas regional mengatakan evakuasi harus dilakukan antara Minggu dan Senin akibat memburuknya kondisi cuaca di Kepulauan Canary.

"Satu-satunya peluang yang kami miliki untuk melaksanakan operasi ini adalah sekitar pukul 12 siang pada Minggu hingga kondisi berubah pada Senin," kata juru bicara pemerintah regional, Alfonso Cabello, seperti dilaporkan RTE dan dikutip Anadolu, Sabtu, 9 Mei 2026.

Ia menyebut kondisi angin dan gelombang laut sebagai alasan keberangkatan kapal serta kemungkinan tidak adanya operasi lanjutan hingga akhir Mei.

Kapal tersebut diperkirakan tiba di lepas pantai Tenerife pada Minggu pagi dan akan berlabuh di luar pantai, sementara para penumpang dipindahkan menggunakan kapal-kapal kecil sebelum dibawa ke bandara untuk penerbangan repatriasi.

Operasi itu melibatkan hampir 150 penumpang dan awak kapal dari 23 negara berbeda, menurut otoritas setempat.

Dugaan Wabah Hantavirus di MV Hondius

Situasi tersebut memicu kekhawatiran internasional setelah tiga kematian dilaporkan terjadi di atas kapal sejak kapal berangkat dari Argentina pada April lalu.

Evakuasi sebelumnya juga telah dilakukan di dekat Cape Verde, sementara negara-negara Uni Eropa diperkirakan akan mengoordinasikan pemulangan warga mereka setelah para penumpang turun dari kapal.

Dua kasus baru dugaan hantavirus juga dilaporkan di Spanyol dan Tristan da Cunha, yang keduanya terkait dengan klaster wabah yang sama. Meski demikian, WHO berulang kali menyatakan risiko bagi masyarakat umum tetap rendah.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat telah mengklasifikasikan wabah hantavirus tersebut sebagai respons darurat "Level 3", tingkat aktivasi darurat terendah, menurut laporan ABC News pada Kamis.

Wabah yang melibatkan strain Andes dari hantavirus itu sejauh ini telah menyebabkan lima kasus terkonfirmasi, termasuk tiga kematian, di antara penumpang yang terkait dengan pelayaran tersebut, menurut pejabat WHO.

Kapal MV Hondius yang membawa sekitar 150 penumpang dan awak dari 23 kewarganegaraan berangkat dari Argentina dan melintasi Samudra Atlantik sebelum melaporkan munculnya klaster penyakit pernapasan saat berlayar di dekat Cape Verde.

Baca juga:  Argentina Tuduh WHO Politisasi Wabah Hantavirus saat Kasus Meningkat

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)