Petugas Polres Blitar, mengevakuasi korban kecelakaan di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis, 20 Agustus 2026. ANTARA/ HO-Polres Blitar
Mobil Terjun ke Sungai Jari Blitar, Pengemudi Tewas
Silvana Febiari • 20 August 2026 23:55
Blitar: Kecelakaan lalu lintas tunggal kendaraan roda empat di tikungan Sungai Jari, Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, menyebabkan pengemudi berinisial S (64) meninggal dunia. Kecelakaan ini ditangani Kepolisian Resor (Polres) Blitar, Jawa Timur.
"Pengemudi mengalami luka dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, namun meninggal dunia," kata Kasat Lantas Polres Blitar AKP Galih Yasir Mubaroq, dilansir dari Antara, Kamis, 20 Agustus 2026.
Kendaraan tersebut melaju dari arah barat menuju timur. Saat memasuki jalan umum di Desa Mronjo, Kecamatan Selipuro, kendaraan melaju tidak terkendali di jalan yang menurun.
Baca Juga :
Kendaraan kemudian menabrak pembatas jalan di sisi kiri dan terjun ke arah sungai. Warga yang mengetahui peristiwa itu langsung melapor ke polisi.
Petugas Polsek Selopuro dan Unit Laka Satlantas Polres Blitar langsung mendatangi lokasi kejadian. Bersama warga, petugas mengevakuasi korban yang merupakan warga Kecamatan Selopuro beserta kendaraannya.
Setelah dievakuasi, korban kemudian dibawa ke rumah sakit di wilayah Wlingi, Kabupaten Blitar. Meski mendapatkan perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia.
"Kesimpulan awal, faktor manusia diduga menjadi penyebab, yakni pengemudi kurang konsentrasi dan mengantuk saat mengemudi," ujar Galih.

Petugas Polres Blitar, mengevakuasi korban kecelakaan di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis, 20 Agustus 2026. ANTARA/ HO-Polres Blitar
Galih juga mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menjaga konsentrasi dan mengatur waktu perjalanan. Pengemudi yang merasa lelah atau mengantuk diminta segera berhenti dan beristirahat di tempat yang aman.
Ia juga mengingatkan pengendara untuk mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan. "Setop pelanggaran, setop kecelakaan. Keselamatan diri dan pengguna jalan lain harus menjadi prioritas," tegasnya.