Benda Diduga Roket Ditemukan Tertancap di Dasar Sungai Lahar Blitar

Polisi mengecek temuan benda yang diduga roket atau rudal di aliran Sungai Lahar, Jalan Manggar, Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar, Jawa Timur, Rabu, 8 Juli 2026. ANTARA/ HO-Polres Blitar Kota

Benda Diduga Roket Ditemukan Tertancap di Dasar Sungai Lahar Blitar

Silvana Febiari • 8 July 2026 22:53

Blitar: Benda diduga roket atau rudal ditemukan di aliran Sungai Lahar, Jalan Manggar, Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar, Jawa Timur. Kepolisian Resor (Polres) Blitar Kota, menurunkan tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Jawa Timur untuk menindaklanjuti penemuan benda berbahan logam tersebut.

"Karena benda tersebut diduga roket atau rudal, kami langsung berkoordinasi dengan Unit Jibom Brimob Polda Jatim yang berada di Kediri," kata Kasi Humas Polres Blitar Kota Ajun Komisaris Polisi Samsul Anwar, dilansir dari Antara, Rabu, 8 Juli 2026. 

Benda tersebut pertama kali ditemukan dalam kondisi berkarat oleh seorang warga saat mencari ikan di sungai. Sebagian benda berbahan logam itu bahkan masih tertancap di dasar sungai.


Saat itu, warga mengira benda yang diinjaknya adalah batu. Namun setelah disinari menggunakan senter, terlihat benda berbahan logam berbentuk lonjong dengan empat sirip pada salah satu ujungnya.

Benda tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar 18 sentimeter, telah berkarat, dan sebagian masih tertancap di dasar sungai serta terjepit batu berukuran besar.

Awalnya warga tidak berani memindahkan benda itu dan baru melaporkannya kepada ketua RT. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada polisi setelah dicek bersama perangkat kelurahan dan Bhabinkamtibmas setempat.


Polisi mengecek temuan benda yang diduga roket atau rudal di aliran Sungai Lahar, Jalan Manggar, Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar, Jawa Timur, Rabu, 8 Juli 2026. ANTARA/ HO-Polres Blitar Kota


Samsul mengatakan proses evakuasi belum dapat dilakukan. Posisi benda yang masih tertancap di dasar sungai menyulitkan proses pengangkatan.

"Hingga saat ini benda tersebut belum bisa diamankan karena masih tertancap di dasar sungai. Tim masih berupaya melakukan pengangkatan," ujarnya.

Untuk mengantisipasi risiko, polisi telah memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan. Masyarakat diimbau tidak mendekati area tersebut hingga proses evakuasi selesai dilakukan.

Polisi juga belum dapat memastikan benda tersebut maupun asal-usulnya. Kepastian mengenai jenis serta kondisinya akan diketahui setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim Jibom Brimob.

"Belum bisa dipastikan apakah masih aktif atau tidak. Tim masih bekerja di lokasi. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan," ungkap Samsul.

(Silvana Febiari)