Tiga Anggota IRGC Tewas dalam Serangan AS di Iran

Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC). Foto: Press TV

Tiga Anggota IRGC Tewas dalam Serangan AS di Iran

Fajar Nugraha • 30 July 2026 18:39

Teheran: Tiga anggota Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) tewas dalam serangan Amerika Serikat (AS) di sebelah barat laut Iran pada Kamis 30 Juli 2026 pagi waktu setempat.

Menurut kantor berita Fars, pernyataan cabang provinsi IRGC melaporkan bahwa "serangan brutal" itu menargetkan Provinsi Zanjan.

IRGC sebelumnya menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak dapat dibuka kembali selama ancaman dan campur tangan AS dalam lalu lintas maritim regional terus berlanjut.

"Selat Hormuz tidak dapat dibuka kembali selama gertakan dan ancaman dari pejabat AS dan campur tangan mereka dalam pergerakan maritim di kawasan ini terus berlanjut," tegas IRGC dalam pernyataan resmi.

IRGC memperingatkan bahwa ancaman dan campur tangan yang berkelanjutan hanya akan membuat situasi semakin rumit. IRGC mengklaim bahwa dua kapal tanker minyak, yang diintimidasi oleh pesawat militer AS, mencoba berlayar di malam hari melalui apa yang mereka sebut sebagai "rute yang tidak aman" di selatan Selat Hormuz.

Pernyataan tersebut menyatakan bahwa kedua kapal tersebut dengan cepat berbalik arah setelah terjadi kebakaran besar di salah satu kapal.

"Selat Hormuz adalah wilayah kami, dan Angkatan Laut IRGC sepenuhnya menguasainya," kata pernyataan itu, menambahkan bahwa tidak ada kekuatan luar yang berjarak ribuan kilometer yang diizinkan untuk ikut campur.

Sebelumnya, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan Amerika telah menyelesaikan "gelombang serangan besar" terhadap Iran sebagai tanggapan atas apa yang digambarkan sebagai upaya serangan rudal yang menargetkan pasukan AS di Timur Tengah.

(Fajar Nugraha)