Gunung Karangetang di Pulau Siau. Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut. ANTARA/Karel A Polakitan (ho)
3 Kampung di Sitaro Waspada Guguran Lava Gunung Karangetang
Lukman Diah Sari • 27 August 2026 15:18
Manado: Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) mengimbau warga di tiga kampung di Kecamatan Siau Barat Utara, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, untuk mewaspadai guguran lava Gunung Karangetang di Pulau Siau. Ketiga wilayah tersebut meliputi Kampung Kinali, Kampung Hiung, dan Kampung Kiawang.
"Guguran lava masih terjadi dari puncak kawah utara Gunung Karangetang. Arah guguran lava mengarah ke sana melalui Kali Sumpihi," ujar Ketua Pos PGA Karangetang, Yudia P. Tatipang, di Manado, Kamis, 27 Agustus 2026, melansir Antara.
Yudia menjelaskan, meskipun material guguran lava belum menjangkau kawasan permukiman, penduduk yang bermukim di lereng gunung maupun pekebun harus tetap ekstra waspada. Warga diminta secara ketat mematuhi radius bahaya yang telah direkomendasikan.
-
Guguran Lava: Teramati meluncur dari puncak kawah utara sejauh 700 hingga 1.000 meter ke arah barat dan selatan.
-
Embusan Asap: Teramati kepulan asap berwarna putih keabuan dengan intensitas sedang hingga tebal dari kawah utara dan selatan setinggi 200-400 meter. Asap condong ke arah timur laut diiringi suara gemuruh lemah hingga kuat.
-
Aktivitas Kegempaan: Terekam 106 kali gempa embusan, 30 kali gempa tremor nonharmonik, sembilan kali tremor harmonik, tiga kali gempa vulkanik dalam, serta lima kali gempa tektonik jauh.

Gunung Karangetang di Pulau Siau. Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut. ANTARA/Karel A Polakitan (ho)
Saat ini, Gunung Karangetang masih berstatus Level II (Waspada). Oleh karena itu, masyarakat maupun wisatawan dilarang mendekati, mendaki, atau beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya.
Zona bahaya tersebut mencakup radius 1,5 kilometer dari puncak kawah dua (kawah utara) dan kawah utama (selatan), serta perluasan area sektoral sejauh 2,5 kilometer ke arah utara-barat dan barat daya dari kawah utara.