Ilustrasi: Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. ANTARA/HO/pri.
Sinabung Waspada, Wisata Danau Lau Kawar dan Camping Ground Ditutup
Lukman Diah Sari • 26 August 2026 19:09
Karo: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, Sumatra Utara, menutup sementara objek wisata Danau Lau Kawar beserta kawasan camping ground di Desa Kuta Gugung, Dusun Lau Kawar, Kecamatan Naman Teran. Kebijakan ini diambil menyusul perubahan radius zona rekomendasi Gunung Sinabung yang masih berstatus Level II (Waspada).
"Untuk sementara atau sampai batas waktu yang belum ditentukan, objek wisata Danau Lau Kawar ditutup karena kondisi Gunung Sinabung mengalami peningkatan. Kita tidak tahu kapan dan apa yang akan terjadi apabila aktivitas gunung semakin meningkat," ujar Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Karo, Juni Antomi Kemit, di Kabanjahe, Rabu, 26 Agustus 2026, melansir Antara.

Pemkab Karo menutup sementara objek wisata Danau Lau Kawar dan kawasan camping ground di Desa Kuta Gugung menyusul perubahan radius zona rekomendasi Gunung Sinabung (ANTARA/AdeFriadi)
Kebijakan penutupan ini mengacu pada laporan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 1400.Lap/GL.03/BGL/2026 tertanggal 13 Agustus 2026 mengenai perubahan radius zona rekomendasi Gunung Sinabung. Selain itu, keputusan tersebut juga diperkuat oleh Surat Bupati Karo Nomor 360/2453/BPBD/2026 tertanggal 14 Agustus 2026 tentang imbauan keselamatan bagi masyarakat, wisatawan, dan pendaki.
Berdasarkan rekomendasi terbaru, masyarakat dan wisatawan dilarang keras beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral sejauh 4,5 kilometer untuk sektor selatan-timur. Juni menegaskan, penutupan sementara ini merupakan langkah antisipasi mutlak untuk mengutamakan keselamatan jiwa masyarakat dan wisatawan.
Aktivitas Gunung Sinabung Terkini
Sementara itu, berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung Badan Geologi/PVMBG periode 25 Agustus 2026 pukul 00.00-24.00 WIB, Kepala Pos Pengamatan Armen Putra melaporkan bahwa aktivitas vulkanik gunung api tersebut masih bertahan di Level II (Waspada).Secara visual, gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang teramati membubung setinggi 50 hingga 400 meter di atas puncak. Selama periode pengamatan, tercatat satu kali gempa vulkanik dalam, satu kali gempa tektonik lokal, dan tujuh kali gempa tektonik jauh. PVMBG kembali mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar mengosongkan desa-desa yang telah direlokasi, serta mematuhi batas aman radius tiga kilometer dari puncak dan 4,5 kilometer untuk sektor sektoral selatan-timur. Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai berhulu di Gunung Sinabung juga diminta siaga menghadapi potensi ancaman lahar.
Pemkab Karo memastikan akan terus berkoordinasi secara intensif dengan PVMBG guna memantau perkembangan aktivitas vulkanik. Pembukaan kembali objek wisata Danau Lau Kawar baru akan dilakukan setelah ada evaluasi resmi bahwa kawasan tersebut benar-benar aman bagi publik.