Salah satu properti yang dipamerkan di Danantara Housing Expo 2026. Foto: Metrotvnews.com/Selsha Septifanie.
Pembiayaan KPR Didorong untuk Percepat Program Tiga Juta Rumah
Andika Fauzan Azhari • 31 August 2026 17:52
Tangerang: Pembiayaan sektor properti menjadi salah satu fokus dalam gelaran Danantara Housing Expo (DHE) 2026 yang berlangsung pada 27-30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2.
Pameran tersebut mempertemukan lembaga keuangan dan pengembang untuk memperluas akses masyarakat terhadap Kredit Pemilikan Rumah (KPR), sekaligus mendukung upaya pemerintah mengurangi backlog perumahan melalui Program Tiga Juta Rumah.
Salah satu bentuk dukungan pembiayaan ditunjukkan melalui pelaksanaan akad KPR massal yang melibatkan 200 calon pemilik rumah bersama bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan mitra pengembang.
Selain akad massal, masyarakat juga dapat memperoleh informasi mengenai pilihan pembiayaan dari sejumlah perbankan untuk menyesuaikan skema KPR dengan kemampuan finansial masing-masing.
Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan keterhubungan antara pilihan hunian dan pembiayaan menjadi salah satu faktor yang dapat membantu masyarakat dalam menentukan rumah sesuai kebutuhan dan kemampuan.
"Melalui DHE 2026, masyarakat dapat membandingkan beragam pilihan hunian dan solusi pembiayaan secara lebih mudah. Capaian ini memperlihatkan kolaborasi antara pengembang, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan mampu memperluas akses masyarakat terhadap hunian," ujar Dony, dalam keterangan tertulis, Senin, 31 Agustus 2026.
Menurut dia, kolaborasi sektor keuangan dan properti selama empat hari penyelenggaraan DHE 2026 mencatatkan nilai proyek sebesar Rp2 triliun.

Ilustrasi pengunjung di Danantara Housing Expo 2026. Foto: Metrotvnews.com/Selsha Septifanie.
Perbankan perluas akses kredit properti
Keterlibatan perbankan dalam pembiayaan perumahan menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas akses kepemilikan hunian. Kebutuhan tersebut mencakup berbagai kelompok masyarakat, mulai dari masyarakat yang mencari rumah subsidi hingga konsumen di segmen non-subsidi.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan kolaborasi antara sektor perbankan dan Danantara Indonesia dapat mendukung percepatan realisasi target penyediaan rumah.
"Danantara Housing Expo memberikan kontribusi nyata dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah melalui kolaborasi ekosistem yang lengkap dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Jika penyelenggaraan perdana saja mampu menunjukkan hasil yang sangat baik, kami optimistis ke depan DHE dapat berkembang lebih besar," kata Maruarar.
Ke depan, penyelenggaraan pameran perumahan tersebut diarahkan untuk memperluas kemitraan dengan lembaga pembiayaan dan perbankan. Penguatan ekosistem pembiayaan diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses kredit sekaligus mendukung peningkatan penyerapan hunian.