Amerika Serikat merayakan 250 tahun kemerdekaan pada 4 Juli 2026. (EPA)
Amerika Serikat Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan di Tengah Gelombang Panas Ekstrem
Willy Haryono • 4 July 2026 13:50
Washington: Ribuan acara digelar di seluruh Amerika Serikat dalam memperingati 250 tahun Hari Kemerdekaan pada Sabtu, 4 Juli 2026, yang berlangsung di tengah gelombang panas ekstrem di sebagian besar wilayah timur negara itu.
Di New York, perayaan diwarnai pertunjukan udara internasional yang melibatkan tim aerobatik Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) Red Arrows, parade kapal perang dan kapal layar, serta penampilan Band of the Royal Marines.
Times Square juga menggelar tradisi khusus dengan menurunkan bola kristal ikonik untuk pertama kalinya di luar malam Tahun Baru. Bola tersebut diturunkan delapan kali untuk menandai dimulainya Hari Kemerdekaan di setiap zona waktu Amerika Serikat dan wilayah seberang laut yang berpenghuni.
Di Philadelphia, kota tempat Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat diadopsi pada 4 Juli 1776, Duta Besar Inggris untuk AS Sir Christian Turner menyebut hubungan kedua negara kini sebagai kemitraan yang "penting, berdampak, dan bertahan lama."
Sementara itu, Washington DC menggelar berbagai pertunjukan udara yang melibatkan pesawat tempur F-22 Raptor, tim aerobatik Thunderbirds milik Angkatan Udara AS, hingga pesawat pengebom B-1.
Dilansir dari ITV, Presiden Donald Trump juga dijadwalkan menyampaikan pidato di National Mall dan menyaksikan pertunjukan kembang api yang sebelumnya ia sebut akan menjadi yang terbesar dalam sejarah perayaan Hari Kemerdekaan AS.
Di Pantai Barat, Los Angeles menggelar konser besar, pesta jalanan gratis, dan pertunjukan drone untuk merayakan hari bersejarah tersebut.
Gelombang Panas di 250 Tahun Kemerdekaan AS
Namun, perayaan tahun ini dibayangi gelombang panas ekstrem. Layanan Cuaca Nasional (NWS) memperkirakan suhu mencapai sekitar 38 derajat Celsius di New York, 40 derajat Celsius di Washington DC, dan hingga 42 derajat Celsius di Little Rock, Arkansas.Pemerintah daerah mengerahkan berbagai langkah mitigasi, termasuk penyediaan kendaraan berisi tenaga medis yang membagikan air minum dan tabir surya di New York, pembukaan pusat pendinginan (cooling centers), serta penyediaan pos air minum dan layanan kesehatan di lokasi-lokasi perayaan.
Di Philadelphia, parade Salute to Independence yang semula dijadwalkan berlangsung pada Jumat akhirnya dibatalkan akibat cuaca panas ekstrem.
Di sisi lain, peringatan 250 tahun kemerdekaan juga diwarnai dinamika politik domestik. Sejumlah pihak menilai Presiden Trump memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat citra politiknya menjelang pemilu paruh waktu.
Salah satu sorotan adalah munculnya organisasi Freedom 250 yang berafiliasi dengan Gedung Putih dan menggelar sejumlah agenda terpisah dari America250, komite bipartisan bentukan Kongres yang telah mempersiapkan peringatan ini selama satu dekade.
Trump juga menyampaikan pesan Hari Kemerdekaan dalam sebuah podcast anak-anak yang dipandu Usha Vance, istri Wakil Presiden AS. Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat merayakan Hari Kemerdekaan sekaligus menyatakan optimismenya terhadap masa depan Amerika Serikat.
Sebelumnya pada Jumat, Trump menyampaikan pidato dan menyaksikan pertunjukan kembang api di Mount Rushmore, South Dakota, sebagai bagian dari rangkaian peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.
Baca juga: Gelombang Panas AS Makin Intens, NWS Prediksi Suhu Dekati 46 Derajat Celcius