Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PB MA) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyerahkan 5.000 sertifikat halal kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Tangerang, Senin, 29 Juni 2026.
5.000 Pelaku UMKM di Kota Tangerang Terima Sertifikasi Halal
Whisnu Mardiansyah • 29 June 2026 22:10
Tangerang: Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PB MA) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyerahkan 5.000 sertifikat halal kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Tangerang, Senin, 29 Juni 2026.
Penyerahan sertifikat merupakan hasil kolaborasi Halal Center Mathla'ul Anwar (HCMA) dengan BPJPH dan PT Gajah Tunggal dalam mendukung penguatan ekosistem halal nasional.
Ketua Umum PB MA Jazuli Juwaini menyampaikan sejak lahirnya Undang-Undang Jaminan Produk Halal (UU JPH), proses sertifikasi halal menjadi semakin mudah, cepat, dan terjangkau, bahkan gratis untuk usaha kecil dan mikro. Kehadiran BPJPH merupakan wujud nyata negara memberikan jaminan dan kepastian kepada umat Islam atas kehalalan produk yang dikonsumsi.
"Mathla'ul Anwar bangga menjadi bagian dari upaya membangun dan menyukseskan ekosistem halal nasional. Kami menyampaikan apresiasi kepada BPJPH yang terus berjuang memajukan industri halal melalui kolaborasi dengan Mathla'ul Anwar dan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam," ujar Jazuli dalam keterangan tertulisnya, Senin, 29 Juni 2026.
Ia juga menyampaikan apresisi kepada PT Gajah Tunggal yang telah memfasilitasi pembinaan dan bantuan modal UMKM serta memberikan kepercayaan kepada Halal Center Mathla'ul Anwar dalam pendampingan proses sertifikasi halal bagi para pelaku usaha.
"Melalui Halal Center Mathla'ul Anwar, kami berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem halal Indonesia agar mampu menjadi yang terdepan di dunia," tegasnya.
Mathla'ul Anwar, lanjut Jazuli, sangat konsen pada kemandirian rakyat melalui pembinaan pelaku usaha kecil mikro. Kolaborasi dengan mitra swasta seperti Gajah Tunggal sangat membantu ikhtiar tersebut.
Ekonomi Halal Dorong Pertumbuhan Nasional
Kepala BPJPH Haikal Hassan menegaskan sektor ekonomi halal memiliki potensi sangat besar dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar industri halal Indonesia menjadi yang terbaik dan terbesar di dunia.
"Potensi ekonomi halal sangat luar biasa. Amanat Presiden Prabowo adalah menjadikan industri halal Indonesia nomor satu di dunia. Untuk mewujudkannya dibutuhkan kerja sama, sinergi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan," ujar Haikal Hassan.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Besar Mathla'ul Anwar melalui Halal Center Mathla'ul Anwar yang telah menjadi mitra strategis BPJPH dalam menyukseskan program sertifikasi halal nasional.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi PB Mathla'ul Anwar yang terus mendampingi UMKM dan berperan aktif dalam memperluas implementasi sertifikasi halal di Indonesia," katanya.
Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusumah turut memberikan apresiasi kepada Mathla'ul Anwar atas keterlibatannya mendampingi 5.000 UMKM memperoleh sertifikat halal. Kontribusi tersebut merupakan wujud nyata pengabdian organisasi kemasyarakatan Islam dalam mendukung pembangunan ekonomi sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Penyerahan 5.000 sertifikat halal ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem halal nasional sekaligus mendorong daya saing UMKM Indonesia agar mampu berkembang di pasar domestik maupun global dengan jaminan kualitas dan kehalalan produk. Kolaborasi antara BPJPH, Mathla'ul Anwar melalui Halal Center Mathla'ul Anwar, dan PT Gajah Tunggal diharapkan terus memperluas akses sertifikasi halal bagi UMKM serta mempercepat terwujudnya Indonesia sebagai pusat industri halal dunia.