Proses evakuasi mayat pria yang ditemukan dalam kondisi kepala dilakban di sebuah penginapan di Jalan Untung Suropati, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung. Metrotvnews.com/Imam Setiawan
Mayat Pria di Penginapan Bandar Lampung Ternyata Warga Tangerang
Imam Setiawan • 9 February 2026 19:10
Bandar Lampung: Identitas mayat pria yang ditemukan dalam kondisi kepala dilakban di sebuah penginapan di Jalan Untung Suropati, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Hindradjaja (61), warga Tangerang.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, mengatakan hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa penemuan mayat tersebut. “Saat ini kami masih meminta keterangan sejumlah saksi guna mengungkap penyebab kematian korban,” ujar Gigih, Senin, 9 Februari 2026.
Korban ditemukan terbaring di atas kasur kamar penginapan sekitar pukul 15.30 WIB, Sabtu, 7 Februari 2026. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos hitam dan celana pendek berwarna biru. Kepala korban terbungkus plastik putih dengan lakban yang melilit di bagian atas.
Berdasarkan keterangan pemilik penginapan, korban diketahui menyewa kamar sejak Kamis, 5 Februari 2026. Polisi sedang menelusuri berbagai petunjuk lain di lokasi kejadian, termasuk rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar penginapan.
“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan mencari petunjuk tambahan, termasuk rekaman CCTV,” katanya.
Gigih menambahkan, setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Proses evakuasi mayat pria yang ditemukan dalam kondisi kepala dilakban di sebuah penginapan di Jalan Untung Suropati, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung. Metrotvnews.com/Imam Setiawan
Sebelumnya, warga Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki di salah satu kamar Pondok Inap Kost Trijo. Kondisi korban dengan kepala dibungkus plastik dan dilakban memunculkan dugaan adanya unsur tindak pidana, yang kini masih didalami polisi.