Jaksa Ungkap Pengadaan Chromebook Dimonopoli, Bikin Harga Lebih Mahal

Ilustrasi Medcom.id

Jaksa Ungkap Pengadaan Chromebook Dimonopoli, Bikin Harga Lebih Mahal

Candra Yuri Nuralam • 9 February 2026 23:22

Jakarta: Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap adanya praktik monopoli terkait pengadaan sistem Chromebook era eks Mendikbudristek Nadiem Makarim. Hanya sejumlah pabrikan yang diundang untuk membahas proyek skala besar ini.

“Bahwa pihak kementerian telah mengundang pabrikan tertentu yang memiliki spesifikasi Chrome OS untuk memastikan kesanggupan produksi sebelum pengadaan resmi dimulai,” kata JPU pada Kejagung, Roy Riadi, di Jakarta, Senin, 9 Januari 2026.

Roy mengatakan jaksa memiliki keterangan kuat yang menyebut hanya pabrikan penyedia jasa Chromebook yang diajak berdiskusi oleh anak buah Nadiem. Selain itu, Kemendikbudristek era Nadiem tidak melibatkan LKPP dalam menentukan harga barang.

“Kondisi tersebut berdampak pada mahalnya harga pengadaan,” ucap Roy.


Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim. Metrotvnews.com/Candra

Roy menegaskan pengadaan tanpa meminta keterlibatan LKPP dilarang dalam proyek barang dan jasa. Akibatnya, harga laptop yang dibeli jadi lebih mahal.

“Pada tahun 2022, pemerintah sempat melakukan upaya konsolidasi penagdaan untuk menekan harga agar lebih kompetitif,” ujar Roy. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)